KRI Ki Hajar Dewantara Dijual, Ini Spesifikasi Senjata dan Mesinnya
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Mark Zuckerberg, pendiri Meta Platforms Inc./ Bloomberg
Harianjogja.com, SOLO—Mark Zuckerberg mendapatkan julukan baru sebagai "si tukang tiru". Hal tersebut lantaran CEO Meta ini sudah beberapa kali dianggap meniru pesaingnya.
Terbaru jelas Twitter. Beberapa waktu lalu, Zuckerberg mengumumkan aplikasi baru di bawah Instagram. Aplikasi tersebut bernama Threads.
Threads dianggap sebagai pesaing Twitter lantaran interface kedua aplikasi ini hampir mirip. Memang tidak 100% mirip, namun cara kerja Threads memang sama seperti Twitter.
BACA JUGA : Twitter Banyak Aturan, Kini Muncul Threads Bakal Jadi
CEO Twitter, Elon Musk, kemudian mengirim surat kepada Marc Zuckerberg. Threads disebut terlibat dalam penyalahgunaan rahasia dagang Twitter dan kekayaan intelektual lainnya secara sistematis, disengaja, dan melanggar hukum. Namun jika merujuk pada masa lalu Mark Zuckerberg, ternyata bukan Twitter saja yang menjadi korban karean idenya ditiru.
Dilansir dari First Post, berikut ini adalah beberapa aplikasi ternama yang idenya juga disebut dicuri oleh Mark Zuckerberg.
Laporan menyebut jika Instagram Stories yang diperkenalkan pada 2016 meniru fitur Snapchat, terlebih dalam hal filter wajah yang unik. Langkah itu dilakukan setelah Snapchat menolak tawaran Meta untuk dibeli.
Saat diluncurkan, Stories mengambil momentum nyata dari Snapchat. Pada pertengahan 2018, Instagram Stories memiliki pengguna harian dua kali lebih banyak dari Snapchat.
Ide aplikasi TikTok soal video pendek juga disebut dicuri Meta dalam bentu Reels. Meta meluncurkan Reels pada tahun 2020. Ini adalah produk video pendek yang sangat mirip dengan TikTok.
Salah satu fitur Telegram yang ditiru WhatsApp adalah fitur edit pesan. Pada bulan Mei kemarin, WhatsApp memberi penggunanya kemampuan untuk mengedit pesan dalam jangka waktu 15 menit setelah dikirim.
“Dari mengoreksi kesalahan ejaan sederhana hingga menambahkan konteks tambahan ke pesan, kami senang memberi Anda lebih banyak kendali atas obrolan Anda,” tulis perusahaan itu.
Ide ini muncul setelah Telegram lebih dulu memperkenalkan fitur tersebut.
Pada tahun 2020, tim Eksperimen Produk Baru Facebook telah meluncurkan Hobbi, sebuah aplikasi yang dirancang untuk menyaingi Pinterest.
Terbaru adalah Twitter. Mark Zuckerberg disebut meniru Twittter untuk membuat aplikasi terbarunya, Threads.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
DPD PDI Perjuangan DIY menyampaikan dukacita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra dan mengajak kader serta simpatisan mendoakan almarhum.
Nokia sudah lama meninggalkan bisnis smartphone, tetapi tetap mendapat pendapatan dari lisensi paten dan merek. Ini strategi bisnis Nokia setelah era Microsoft.
Indonesia meneken perjanjian bebas visa dengan Lebanon, Saint Vincent dan Grenadines, serta Republik Dominika. Fasilitas ini berlaku bagi paspor diplomatik dan