Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Ilustrasi internet/Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Produsen perangkat teknologi asal China, Huawei, ingin memecahkan rekor koneksi Internet tercepat dengan menciptakan jaringan Internet tercepat di dunia dengan diperkirakan mencapai 1,2 Tbps. Hanya dalam waktu satu detik, 150 film dapat terkirim.
Rekor ini sebelumnya dipegang oleh AS dengan 400 Gbps. Menurut produsen China Huawei mengatakan jaringan Internet dengan kecepatan mencapai 1.200 Gbps ini cukup cepat untuk mentransfer 150 film dalam satu detik. Meskipun bukan Anda yang menentukan ukuran file untuk setiap film. Hal ini mewakili sistem kecepatan yang tidak akan muncul di rumah pelanggan dalam waktu dekat. Namun, layanan Internet yang kuat dan cepat mempunyai implikasi yang signifikan terhadap bisnis, transfer informasi yang cepat, nilai pasar produk, dan masalah keamanan nasional lainnya.
Baca Juga: Pengin Jaringan Internet Cepat dan Stabil! Lakukan Hal Ini
Pada konferensi pers pekan ini, Huawei dan China Mobile meluncurkan jaringan tulang punggung (backbone) generasi berikutnya di negara tersebut, bekerja sama dengan Universitas Tsinghua di Beijing dan Cernet, sebuah jaringan pendidikan dan penelitian yang didanai oleh pemerintah Tiongkok.
Jaringan backbone 1.200 adalah infrastruktur jaringan yang memindahkan lalu lintas ke wilayah geografis berbeda dan dapat mendukung transmisi data yang memerlukan banyak teknologi seperti 5G dan kendaraan listrik. Jaringan terbaru ini menggunakan kabel serat optik sepanjang 1.800 mil atau 3.000 km yang membentang di seluruh China yang menghubungkan di 3 kota yaitu Beijing, Wuhun, Guangzhou. Sayangnya, perusahaan tersebut tidak memberikan rincian mengenai rencana ekspansi ke seluruh negeri.
Baca Juga: Kecepatan Internet Berkorelasi dengan Pertumbuhan Ekonomi, Kemenkominfo Beri Insentif BHP untuk 5G
Selain itu, mampu mentransfer 1,2 Tbps, yang berarti berkecepatan sangat tinggi dengan tiga kali lebih cepat dibandingkan koneksi tercepat di Amerika Serikat (AS). Pada tahun lalu AS meningkatkan layanan tulang backbone, Internet2, hingga mencapai kecepatan 400 Gbps. Seorang profesor di departemen ilmu komputer dan teknologi Universitas Tsinghu Wu Jianping, mengatakan tulang punggung ini akan memberi China teknologi canggih untuk membangun Internet yang lebih cepat.
Layanan berkecepatan tinggi ini akan menjadi bagian dari koneksi Internet pusat yang mentransfer data dalam jumlah besar antar jaringan komputer yang berbeda.
“Backbone tersebut menyediakan cadangan teknologi yang penting dan terhadap pengembangan Internet generasi mendatang secara global. Jaringan seperti ini sangat penting bagi pesatnya pertumbuhan industri berbasis data dan mendukung jaringan 5G,” kata Jianping, dikutip dari edition.cnn, Jumat (17/11/2023).
Baca Juga: Target RI Masuk 10 Besar Internet Tercepat di Dunia, Kemenkominfo Diskon PNBP 5G
Jianping menambahkan backbone Internet dengan berkecepatan tinggi ini menggunakan router berteknologi Internet Protocol Versi 6 (IPv6) generasi berikutnya yang antara lain mendukung jalur multi-optik 3×400G. Tentunya, ini bukan pertama kalinya peluncuran teknologi bertepatan dengan kunjungan ke Amerika Serikat. Huawei meluncurkan smartphone Mate 60 Pro yang sangat dinanti-nantikan, yang dilengkapi chip 5G fleksibel buatan Tiongkok, selama kunjungan beberapa diplomat AS ke negara tersebut selama musim panas. Pemerintah AS kemudian mengatakan pihaknya sedang mempelajari bagaimana perusahaan tersebut dapat memperoleh teknologi untuk membuat chip tersebut, menyusul upaya besar-besaran AS untuk membatasi akses Tiongkok terhadap teknologi chip asing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.