Hyundai Beri Catatan Soal Kebijakan Mobil Listrik di Indonesia yang Tidak Konsisten
Hyundai Indonesia memberikan beberapa catatan untuk pemerintah terkait dengan regulasi mobil listrik yang diberlakukan.
Pengunjung mencari informasi di salah satu showroom mobil Hyundai di Jakarta
Harianjogja.com, BOGOR — PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengklaim sudah mengantongi sebanyak 300 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk mobil listrik Kona Electric.
Chief Marketing Officer Hyundai Motors Indonesia, Budi Nur Mukmin mengatakan dari jumlah 300 SPK tersebut mayoritas konsumen memilih varian tertinggi, yakni Signature Long Range.
Hyundai telah membuka pesanan atau pre-booking dari mobil listrik Kona Electric dengan harga resmi yang berkisar Rp500 juta. Mobil ini hadir dalam empat varian, yaitu Signature Long Range, Signature Standard Range, Prime Long Range, dan Prime Standard Range.
“Varian Signature Long Range mendominasi pemesanan dari Kona Elektric, dan ini kabar menggembirakan bagi kami. Masyarakat Indonesia sudah melek fitur karena mereka menginginkan fitur paling lengkap,” katanya di Sentul, Bogor, Sabtu (15/6/2024).
Bagi 500 konsumen pertama akan menikmati penawaran spesial berupa free charging satu tahun dalam bentuk e-wallet senilai Rp5 juta. Pemesanan mobil listrik Kona Electric dapat dilakukan secara eksklusif melalui situs resmi Hyundai (hyundai.com/id/id) mulai hari ini.
Budi mengatakan langkah Hyundai yang memperkenalkan Kona Electric pada pameran Indonesia International Motorshow atau (IIMS) 2024 merupakan bagian dari upaya untuk ekspansi pasar.
BACA JUGA: Penjualan Mobil Listrik, 77% Masih Hybrid
Terlebih lagi masih banyak segmen daripada mobil listrik yang belum diisi oleh merek lain. Alhasil Hyundai memperkenalkan Kona Electric sebagai sarana untuk studi.
Mengenai harga, produk Kona Electric sudah mempertimbangkan berbagai faktor termasuk lesunya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dan juga tingginya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) di level 6,25%.
Sebagai informasi, Kona Electric diklaim menjadi mobil listrik pertama yang menggunakan baterai produksi lokal sejalan dengan investasi pabrik baterai dari merek asal Korea Selatan tersebut.
Pabrik sel baterai yang terletak di Karawang, Jawa Barat tersebut merupakan perusahaan patungan dengan LG Energy Solution yang akan mulai berproduksi komersial pada kuartal ketiga 2024.
Hyundai akan melakukan grand opening ceremony pabrik sel baterai dan produksi massal mobil listrik Kona Electric di Bekasi, Jawa Barat pada akhir Juni 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Hyundai Indonesia memberikan beberapa catatan untuk pemerintah terkait dengan regulasi mobil listrik yang diberlakukan.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.