Demo Tuntut Kenaikan Upah di Prancis Memanas, Ratusan Ditangkap
Demo di Prancis menuntut kenaikan upah dan menolak biaya hidup tinggi. Sebanyak 448 orang ditangkap dan 53 polisi terluka.
Ilustrasi Whatsapp
Harianjogja.com, JAKARTA—Untuk mempermudah obrolan pengguna dengan bahasa yang berbeda dalam komunikasi, aplikasi pesan instan WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur penerjemah otomatis.
Hal itu ditemukan oleh WABetaInfo pada Kamis (11/7), yang menyebutkan fitur itu ditemukan dalam Google Play Beta Program dari WhatsApp versi 2.24.15.8.
Nantinya pengguna diberikan opsi baru yang memungkinkan mereka untuk melakukan penerjemahan pesan ke bahasa yang diinginkan untuk berinteraksi dengan pengguna lainnya.
Fitur itu diketahui memanfaatkan teknologi penerjemah langsung dari Google yang dioperasikan secara langsung dari perangkat pengguna.
Hal itu juga memberikan jaminan bahwa privasi dan pesan pengguna tetap dikelola secara lokal karena proses menerjemahkan berlangsung secara lokal di perangkatnya tanpa mengirimkan data ke pusat data eksternal.
Tentunya pengguna nanti diharuskan mengunduh bahasa yang diinginkan untuk diterjemahkan sehingga fitur ini bisa digunakan kapan saja ketika ingin digunakan.
BACA JUGA: 5 Langkah Menyadap WhatsApp Seseorang Tanpa Mengunduh Aplikasi
Sebagai tambahan, fitur penerjemah pesan ini mungkin akan terbatas untuk beberapa bahasa saja di tahap awal mungkin terbatas pada Bahasa Inggris dan Bahasa Hindi sebagai permulaan.
Meski begitu tidak menutup kemungkinan ekspansi lebih besar di kemudian hari bisa terjadi lewat pembaruan.
Sebenarnya fitur untuk melakukan terjemahan secara langsung bukan hal yang baru karena fitur penerjemah secara otomatis baik lewat bentuk pesan atau pun percakapan telepon telah diwujudkan oleh Samsung lewat kecerdasan artifisial generatif mereka Galaxy AI.
Galaxy AI pertama kali diperkenalkan di ponsel Galaxy S24 series dan kini telah diperluas ke perangkat generasi sebelumnya seperti Galaxy S23 series dan Galaxy Z Fold5, hingga Galaxy Z Flip5.
Namun dengan adanya upaya WhatsApp melakukan hal serupa, itu artinya di kemudian hari semakin banyak perangkat yang bisa merasakan kemudahan berkomunikasi berkat kecerdasan artifisial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Demo di Prancis menuntut kenaikan upah dan menolak biaya hidup tinggi. Sebanyak 448 orang ditangkap dan 53 polisi terluka.
Yusril mempersilakan Komnas HAM menyelidiki bentrokan di Pidie, Aceh, yang mengakibatkan satu warga meninggal dan 13 orang luka-luka.
Pelatih PSIM Risto Vidakovic menilai penalti untuk Dewa United terlalu berlebihan setelah timnya kalah 1-2 di Stadion Sultan Agung.
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.