Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Foto ilustrasi mobil bekas. /Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com JOGJA—Melihat barang kesukaan, termasuk mobil bekas, bisa menjadi cara mudah untuk relaksasi. Di Jogja, tersebar showroom kendaraan bekas yang menyediakan berbagai jenis mobil.
Hobi otomotif tidak hanya seputar mobil antik atau canggih. Melihat-lihat deretan mobil bekas bisa cukup menyenangkan. Terlebih saat kita bisa menemukan jenis mobil impian, meski tidak harus membeli, bisa menyentuh dan bertanya informasi mobil bisa mengobati keinginan dalam diri.
BACA JUGA : Honda Resmikan Dealer Mobil Bekas Bersertifikasi di Yogyakarta, di Sini Lokasinya
Ada banyak tempat penjualan mobil bekas di Jogja. Ada yang besar, banyak juga yang kecil. Setiap showroom punya koleksi andalannya masing-masing. Setiap hari orang datang dan pergi untuk mencari kendaraan. Meski belum bisa setiap saat membeli mobil, mengunjungi tempat ini bisa menjadi manifestasi mendapatkan kendaraan sesuai keinginan.
Berikut tiga tempat penjualan mobil bekas di Jogja:
Penjualan mobil bekas Carsentro bisa jadi merupakan yang terbesar di Jogja. Carsentro sering menjadi rekomendasi pertama saat ada orang hendak mencari mobil bekas. Lahannya memang besar, terdiri dari banyak barisan mobil.
Di setiap sudut terdapat penjaga yang siap melayani pengunjung. Meski di setiap mobil sudah tertera harga dan spesifikasi mobil, penjaga bisa menjawab pertanyaan dari pengunjung. Saat pilihan sudah mengerucut, pengunjung bisa melihat lebih detail bagian dalam, termasuk juga test drive.
Carsentro beralamat di Jalan Magelang Kilometer 4,6, Kutu Asem, Sinduadi, Mlati, Sleman. Tempat ini buka setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Jarak dari pusat Kota Jogja menuju Carsentro sekitar 5,1 kilometer atau 17 menit berkendara dengan mobil.
Bangunan yang menjadi tempat 62 Autocars cukup besar dan unik. Bangunan yang bagus seakan menjadi representasi jenis mobil bekas di dalamnya. Mayoritas mobil bekas di sini masuk kategori premium.
Jenis-jenisnya dari city car hingga mobil-mobil premium seperti Land Cruiser. Tempat yang luas, namun tidak terlalu padat dengan koleksi mobil, membuat pengunjung bisa lebih nyaman bergerak.
BACA JUGA : Mobil Listrik Termurah, Berapa Harga Wuling Air EV Bekas Tahun 2024?
62 Autocars berlokasi di Jalan A.M. Sangaji Nomor 62, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Jogja. Tempat ini buka setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Jarak dari pusat Kota Jogja menuju 62 Autocars sekitar 3 kilometer atau 12 menit berkendara dengan mobil.
Apabila Anda ingin mencari mobil bekas dengan harga yang cukup terjangkau, maka bisa mengunjungi Cahaya Mobil. Di sini tersedia berbagai merek mobil mulai dari Toyota, Daihatsu, Honda, hingga Mitsubishi.
Cahaya Mobil berada di Jalan Janti 89B, Karang Jambe, Jaranan, Banguntapan, Bantul. Tempat ini buka hari Senin hingga Sabtu. Jam operasional mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Jarak dari pusat Kota Jogja menuju Cahaya Mobil sekitar 8,5 kilometer atau 26 menit berkendara dengan mobil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Surplus perdagangan DIY naik menjadi US$99,96 juta pada triwulan I 2026 meski ekspor dan impor melemah akibat tekanan ekonomi global.
Ratusan unit properti dipamerkan kepada para agen properti, investor, hingga para broker dalam acara bertajuk Mandiri Lelang Festival (MLF) 2026
Ghost In The Cell karya Joko Anwar sukses menembus 3 juta penonton di bioskop dan tetap kuat di tengah persaingan film baru Indonesia.
Cara membuat status WhatsApp pakai lagu kini makin mudah lewat fitur musik resmi, Spotify, hingga Instagram Stories. Simak tips agar audio tetap jernih.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.