Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Ilustrasi Whatsapp - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Saat melakukan video call atau panggilan video di Whatsapp, kini Anda bisa menambahkan filter dan latar belakang.
Fitur baru aplikasi pesan instan milik Meta ini memungkinkan pengguna untuk bisa mengubah latar belakang atau menambahkan filter saat menelepon menggunakan video sehingga bisa menjadi lebih interaktif.
"Filter ini dirancang untuk membantu Anda menciptakan suasana yang lebih asyik, bisa dengan menambahkan percikan warna atau membuat video jadi lebih artistik," demikian pernyataan WhatsApp mengenai fitur baru filter untuk panggilan video, Rabu (2/10/2024).
Sementara untuk latar belakang, WhatsApp mendeskripsikannya ,"Dengan latar belakang, privasi ruang sekitar tetap terjaga dan membuat Anda tampak sedang berada di kedai kopi estetik atau ruang tamu nyaman sehingga tampilan jadi lebih bersih dan rapi".
Saat ini WhatsApp menyediakan sepuluh filter dan sepuluh latar belakang yang bisa dikombinasikan satu sama lain untuk menciptakan tampilan yang menarik.
Pilihan filter meliputi Hangat, Sejuk, Hitam & Putih, Pendaran Cahaya, Temaram, Cahaya Prisma, Mata Ikan, TV Bergaya Vintage, Kaca Buram, dan Nada Warna Duo.
BACA JUGA: Tren Deflasi Terjadi 5 Bulan Berturut-turut, Pemerintah Sebut Tak Ada Kaitannya Daya Beli
Sementara opsi latar belakang meliputi Buram, Ruang Tamu, Kantor, Kafe, Kerikil, Pencinta Kuliner, Smoosh, Pantai, Matahari Terbenam, Perayaan, dan Hutan.
Pengguna juga bisa melakukan penyesuaian dengan opsi "Edit" dan "Cahaya Redup" sehingga panggilan telepon menggunakan video tersebut dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna.
Untuk mengakses Filter dan Latar Belakang saat sedang menelepon video pribadi ataupun grup, pilih ikon efek di sudut kanan atas layar untuk melihat pilihan filter dan latar belakang, lalu pilih di antaranya yang diinginkan. Efek ini akan tersedia untuk semua pengguna dalam beberapa minggu mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Guru honorer Kulonprogo terancam imbas SE Mendikdasmen 2026. Disdikpora siapkan penataan menuju status ASN.