Vonis Korupsi Chromebook Kemendikbudristek, Negara Rugi Rp5,26 Triliun
Kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek 2019–2022 dinyatakan merugikan negara Rp5,26 triliun, termasuk dugaan mark-up pengadaan.
Polytron G3 yang dipamerkan pada showroom Polytron di Jakarta, Selasa (3/6/2025). (ANTARA/Pamela Sakina)
Harianjogjacom, JAKARTA— Setelah sukses dengan motor listriknya di pasar, peluncuran mobil listrik pertamanya, Polytron G3 dan G3+, pada awal Mei lalu, hingga meresmikan showroom mobil listrik pertamanya di Jakarta. Polytron kini mengungkap tengah melakukan studi untuk mengembangkan mobil konfigurasi tujuh penumpang atau MPV (Multi Purpose Vehicle)
"Kita sedang riset (mobil MPV 7 penumpang), karena sebenarnya mobil ini (G3 dan G3+) sudah cukup besar, cuma kan ada faktor teknis lain kalau mobil 7-seater bobotnya akan tambah berat, nah itu yang masih kita lihat,” ujar Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo di Jakarta, Selasa.
Belum banyak informasi detail yang dapat diberikan mengenai mobil MPV tersebut, namun rencana ini sangat mungkin dilakukan, mengingat mobil berplatform MPV atau sering disebut mobil keluarga merupakan yang paling banyak digandrungi penduduk Indonesia.
BACA JUGA: BYD Masuk Daftar 36 Entitas yang Belum Mendaftarkan PSE Privat
Lebih lanjut, Tekno juga mengungkap hingga saat ini, pemesanan SUV listriknya G3 dan G3+ sudah berhasil dipesan hingga puluhan unit, meski belum genap sebulan sejak diluncurkan.
“Bagus sih (tren penjualan G3 dan G3+), sudah puluhan unit, padahal belum ada yang test drive, tapi sudah puluhan unit,” kata dia.
Tekno menyebut pengiriman pertama unit mobil listrik Polytron G3 dan G3+ akan dilakukan pada minggu ketiga bulan Juli mendatang.
Diketahui produsen elektronik dan kendaraan listrik lokal ini menargetkan untuk dapat menjual mobil listrik pertamanya, Polytron G3 dan G3+, sebanyak 1.500 unit hingga pengujung tahun 2025.
Hingga saat ini G3 dan G3+ sudah mulai diproduksi secara lokal dan telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen pada fasilitas produksi PT Handal Indonesia Motor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek 2019–2022 dinyatakan merugikan negara Rp5,26 triliun, termasuk dugaan mark-up pengadaan.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.