Fajar-Fikri Melaju ke 16 Besar China Open Usai Tekuk Wakil Tuan Rumah
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Ilustrasi hoaks. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Platform media sosial TikTok sedang ramai beredar video dan foto yang diklaim memperlihatkan peristiwa tragis yang menimpa Jessica Radcliffe. Pelatih paus Orca tersebut disebut meninggal dunia mengenaskan setelah digigit paus pada sesi latihan. Tidak hanya satu, ada sejumlah video yang beredar terkait kejadian tersebut.
BACA JUGA: Tak Ada Nama Indonesia Dalam Daftar 12 Peserta Piala Asia Wanita U-20 2026
Hindustan Times menyatakan bahwa video tersebut palsu karena tidak ada dokumen resmi. Sebab, dalam pemeriksaan lebih lanjut bahwa tidak ada pelatih orca bernama Jessica Radcliffe. Klaim tersebut dibuat menggunakan suara dan gambar yang kemungkinan besar dihasilkan AI.
Hasil pengecekan menunjukkan, potongan video tersebut memiliki karakter visual yang mirip dengan hasil olahan Artificial Intelligence (AI). Hal ini mengindikasikan bahwa unggahan itu bukanlah rekaman asli, melainkan hasil editan berbasis AI.
Untuk menghindari kesalahpahaman, berikut lima langkah sederhana namun efektif yang bisa dilakukan untuk memeriksa apakah sebuah gambar di media sosial benar-benar asli atau hasil rekayasa AI:
1. Cek Kejanggalan Fisik
Karya AI sering menampilkan anatomi yang tidak masuk akal, misalnya jumlah jari tangan yang keliru, proporsi tubuh aneh, atau tekstur kulit yang tampak seperti lilin.
2. Perhatikan Latar Belakang
Latar belakang buatan AI kerap terlihat buram, memiliki pola berulang, atau menyatukan objek secara tidak logis.
Dalam foto dan video Jessica Radcliffe yang beredar, bentuk air, cipratan air hingga penonton pertunjukan tampak terlalu seragam dan tidak alami.
3. Telusuri Metadata Foto
Unduh gambar dan periksa metadata-nya. Jika foto asli, biasanya memuat data kamera, waktu, dan lokasi pemotretan.
Sementara itu, gambar AI umumnya tidak memiliki informasi ini atau justru berisi kode generator.
4. Gunakan Alat Pendeteksi AI
Gunakan platform seperti Hugging Face, Illuminarty, atau AI or Not.
Pendeteksi ini dapat membantu memindai gambar dan memberikan perkiraan kemungkinan hasil AI.
5. Lakukan Reverse Image Search
Manfaatkan Google Images atau TinEye untuk mengetahui apakah gambar serupa pernah muncul sebelumnya.
Jika hanya ada di unggahan terbaru tanpa dukungan berita dari media kredibel, besar kemungkinan gambar tersebut buatan AI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.