Modus Ngaku Banpol, Motor Remaja di Sragen Digasak Pelaku
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Mitsubishi Outlander trail edition. (ANTARA/Mitsubishi Cars)
Harianjogja.com, JAKARTA - Pabrikan mobil asal Jepang Mitsubishi mengkonfirmasi terkait kehadiran SUV Outlander edisi off-road.
Dilaporkan Drive pada Kamis (16/10) waktu setempat, Divisi Mitsubishi di Amerika Serikat telah mengonfirmasi bahwa varian Outlander yang berfokus pada off-road dan sejumlah peningkatan tersebut akan diluncurkan pada Maret 2027.
Varian yang diprediksi akan diberi nama 'Rugged Edition' ini akan dibangun berdasarkan basis Outlander Trail Edition yang mulai dijual di AS tahun ini, yang memiliki tambahan trim eksterior hitam, velg alloy 18 inci, dan emblem, tetapi tanpa peningkatan off-road seperti suspensi yang lebih tinggi atau ban segala medan.
Mitsubishi telah mengonfirmasi bahwa varian Outlander baru akan menambahkan bodywork khusus off-road, mode berkendara off-road, peningkatan performa, gaya interior dengan material khusus, dan versi "tingkat lanjut" dari sistem penggerak semua roda Super-All Wheel Control (S-AWC).
Sebelumnya, sebuah sumber diler di Amerika Serikat mengatakan pada tahun 2024 bahwa model baru ini akan mirip Subaru Outback yang menunjukkan ground clearance lebih tinggi dan menambahkan lapisan plastik hitam pada bumper depan dan belakangnya, serta perubahan lainnya.
Varian off-road ini juga akan menampilkan mesin bensin empat silinder 1,5 liter turbocharged baru dari Outlander 2026 untuk pasar AS dengan sistem mild-hybrid 48 volt, menggantikan mesin empat silinder 2,5 liter non-turbo dan non-hybrid yang saat ini digunakan pada model-model di Australia.
"Powertrain baru akan memberikan peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan berkendara berkat torsi elektrik yang membantu akselerasi di awal," kata Mitsubishi USA dalam rilis media pada bulan Juli lalu.
Pembaruan untuk Mitsubishi Outlander PHEV juga akan diluncurkan di AS dan Australia pada akhir tahun, termasuk baterai yang lebih besar, jangkauan berkendara khusus listrik yang lebih jauh, dan teknologi kabin baru.
Pada tahun 2026, Mitsubishi juga akan meluncurkan versinya sendiri dari kendaraan listrik Nissan Leaf generasi baru di Amerika Serikat.
Sementara di Australia, mereka akan meluncurkan EV yang dipasok oleh Foxtron, divisi kendaraan dari produsen manufaktur asalTaiwan, Foxconn.
Sebagai imbalannya, Nissan akan menerima Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dengan emblem Rogue PHEV, nama pasar AS untuk SUV X-Trail, yang merupakan kembaran Outlander dalam varian bensin dan non plug-in hybrid saat ini.
"Saat ini kami masih menjajaki peluang tersebut dan akan mendapatkan informasi lebih lanjut seiring dengan konfirmasi rencana," ujar juru bicara Mitsubishi Motors Australia awal tahun ini, ketika ditanya tentang EV berbasis Nissan Leaf.
Adapun detail lebih lanjut tentang varian Mitsubishi Outlander 2026 yang berfokus pada off-road, termasuk nama, spesifikasi teknis, harga, dan waktu peluncuran di AS akan dikonfirmasi menjelang peluncurannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.