Marc Marquez Tak Mau Terlena Usai Menang Sprint Mandalika
Marc Marquez fokus menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia 2026 setelah menjuarai sprint race di Sirkuit Mandalika.
Ponsel pintar, aplikasi ponsel ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Risiko peretasan akun makin tinggi saat ponsel hilang atau diganti. Google Authenticator kini jadi solusi penting karena menghadirkan lapisan keamanan tambahan yang tidak bergantung pada SMS.
Aplikasi ini bekerja dengan menghasilkan kode verifikasi satu kali (OTP) yang terus berubah dalam waktu singkat. Kode ini digunakan setelah pengguna memasukkan kata sandi, sehingga akun memiliki lapisan perlindungan tambahan.
Tak hanya fungsi dasar, Google Authenticator juga memiliki berbagai fitur yang memudahkan pengguna sekaligus meningkatkan keamanan akun digital sehari-hari.
Salah satu fitur utama adalah transfer akun antar perangkat. Pengguna dapat memindahkan seluruh akun ke ponsel baru melalui pemindaian kode QR tanpa perlu mengatur ulang dari awal.
Fitur sinkronisasi ke akun Google juga menjadi keunggulan terbaru. Dengan ini, data OTP dapat tersimpan di cloud sehingga tidak hilang saat perangkat berganti atau aplikasi diinstal ulang.
Selain itu, aplikasi ini tetap bisa digunakan tanpa koneksi internet. Hal ini sangat membantu pengguna di daerah dengan sinyal terbatas karena kode OTP tetap muncul secara offline.
Google Authenticator juga mendukung banyak akun dalam satu aplikasi. Pengguna dapat menyimpan berbagai akun, mulai dari email, media sosial, hingga layanan keuangan, tanpa perlu aplikasi tambahan.
Fitur backup otomatis membuat proses pemulihan data menjadi lebih mudah. Saat login kembali, data akun bisa langsung dipulihkan tanpa harus mengulang proses verifikasi dari awal.
Kemudahan lain terlihat dari proses penambahan akun. Pengguna bisa memindai QR code dengan cepat atau memasukkan kode secara manual jika diperlukan.
Dari sisi keamanan, setiap kode OTP memiliki batas waktu sekitar 30 detik sebelum berubah. Sistem ini membuat peluang peretasan semakin kecil karena kode tidak bisa digunakan berulang.
Aplikasi ini juga dirancang ringan dengan tampilan sederhana, sehingga tetap optimal digunakan di berbagai jenis ponsel, termasuk perangkat dengan spesifikasi rendah.
Fitur tambahan seperti dukungan multi-perangkat dan mode gelap turut meningkatkan kenyamanan pengguna dalam penggunaan sehari-hari.
Dibandingkan metode SMS, penggunaan aplikasi autentikasi jauh lebih aman karena tidak bergantung pada jaringan operator. Hal ini mengurangi risiko penyadapan yang sering terjadi pada OTP berbasis pesan singkat.
Google Authenticator juga kompatibel dengan berbagai layanan digital populer, mulai dari email hingga media sosial dan platform keuangan.
Keunggulan lain, aplikasi ini tidak membutuhkan nomor ponsel aktif. Pengguna tetap bisa mengakses kode OTP meskipun kartu SIM diganti atau tidak digunakan.
Saat ini, banyak platform digital telah menjadikan autentikasi dua langkah sebagai standar keamanan. Dengan memanfaatkan Google Authenticator, pengguna dapat melindungi akun dari akses ilegal yang semakin canggih.
Bagi masyarakat yang aktif menggunakan layanan digital, mengaktifkan autentikasi dua langkah bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga data pribadi tetap aman di tengah meningkatnya ancaman siber.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez fokus menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia 2026 setelah menjuarai sprint race di Sirkuit Mandalika.
Kemenkes mencatat 2.365 warga masih dipasung akibat gangguan jiwa. Sementara itu, 9 dari 10 orang dengan depresi belum terjangkau layanan kesehatan.
Kemenhaj mengimbau WNI di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan. Calon jemaah umrah diminta mengecek jadwal dan berkoordinasi dengan PPIU.
Pemkab Banyumas menggelar Salat Istisqa di tengah kekeringan. BPBD mengerahkan enam armada tangki air untuk membantu warga terdampak.
CEO Microsoft Satya Nadella mengusulkan mekanisme darurat untuk menghentikan model AI, disertai audit independen dan transparansi sistem.
IDAI mengingatkan bahaya telur mentah bagi bayi dan anak karena risiko Salmonella. Simak cara mengolah telur yang aman untuk MPASI.