Jadwal Lengkap Bus DAMRI Jogja-YIA, 28 Agustus 2026
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Ilustrasi mobil listrik atau kendaraan listrik. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kekhawatiran pemilik kendaraan listrik terhadap usia baterai yang cepat menurun mulai mendapat angin segar. Penelitian terbaru dari Chalmers University of Technology menunjukkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mampu memperpanjang masa pakai baterai mobil listrik hingga 23 persen.
Temuan tersebut dipublikasikan melalui IEEE dan dikembangkan menggunakan algoritma pengisian daya pintar yang mampu memantau kondisi kesehatan baterai secara real-time.
Sistem AI itu bekerja layaknya “dokter digital” untuk baterai kendaraan listrik. Teknologi tersebut menganalisis kondisi baterai saat proses charging berlangsung, lalu otomatis menyesuaikan tegangan dan arus pengisian agar sel baterai tidak mengalami tekanan berlebih.
AI Bantu Baterai Lebih Awet
Dalam penelitian tersebut, baterai yang menggunakan sistem pengisian berbasis AI mampu bertahan hingga 703 siklus pengisian sebelum kapasitasnya turun di bawah 80 persen.
Sebaliknya, metode pengisian konvensional hanya mampu mencapai sekitar 572 siklus.
Artinya, baterai kendaraan listrik berpotensi digunakan lebih lama sebelum mengalami penurunan performa signifikan.
Menariknya, peningkatan usia baterai tersebut tidak membuat waktu charging menjadi lebih lama. Selisih waktu pengisian bahkan nyaris tidak terasa.
Tidak Butuh Sensor Tambahan
Keunggulan lain dari teknologi ini adalah kemampuannya bekerja tanpa memerlukan perangkat keras tambahan.
Sistem AI dapat diintegrasikan langsung ke Battery Management System (BMS) yang saat ini sudah digunakan sebagian besar mobil listrik modern.
Hal itu dinilai akan mempermudah produsen otomotif dalam mengadopsi teknologi tersebut ke kendaraan generasi berikutnya.
Solusi untuk Masalah Utama Mobil Listrik
Degradasi baterai selama ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam perkembangan kendaraan listrik.
Di satu sisi, produsen berlomba menghadirkan fast charging berdaya tinggi untuk mempercepat pengisian daya. Namun di sisi lain, pengisian cepat berulang dapat mempercepat penurunan kualitas baterai.
Teknologi AI ini dianggap mampu menjadi solusi penyeimbang antara kecepatan pengisian dan kesehatan baterai jangka panjang.
Volvo Sudah Siapkan Implementasi
Perusahaan perangkat lunak baterai, Breathe Battery Technologies, bahkan telah bekerja sama dengan Volvo Cars untuk mengembangkan teknologi pengisian pintar tersebut pada mobil listrik generasi baru.
Teknologi itu direncanakan mulai diterapkan pada model Volvo EX60 yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
Selain menjaga umur baterai, Breathe mengklaim sistem AI juga mampu meningkatkan kecepatan pengisian antara 15 hingga 30 persen melalui analisis data secara real-time.
Terobosan ini dinilai dapat membuat kendaraan listrik menjadi lebih ekonomis dan menarik bagi masyarakat, terutama karena biaya penggantian baterai selama ini menjadi salah satu kekhawatiran terbesar calon pengguna EV.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Leon Goretzka resmi bergabung dengan Aston Villa secara gratis setelah kontraknya bersama Bayern Muenchen berakhir pada musim panas 2026.
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
Izan Guevara dipastikan naik ke MotoGP 2027 bersama Prima Pramac Yamaha, menyusul Daniel Holgado dan David Alonso.
Astra Motor Safety Riding Center Jogja membekali 45 mahasiswa UNY dengan edukasi safety riding dan praktik berkendara aman.
Arie Sujito meminta pemerintah membenahi kebijakan setelah aksi demonstrasi. Ia menyoroti krisis ekonomi, politik, hukum, dan ketidakpercayaan publik.