Fitur Baru Android 17 Ubah Cara Pakai Smartphone Jadi Lebih Cerdas

Jumali
Jumali Senin, 01 Juni 2026 11:17 WIB
Fitur Baru Android 17 Ubah Cara Pakai Smartphone Jadi Lebih Cerdas

Logo Android. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan teknologi Google resmi memperkenalkan serangkaian fitur baru yang akan hadir pada sistem operasi Android 17 dalam ajang The Android Show I O Edition 2026.

Yahoo Tech mengungkapkann, pembaruan ini menjadi bagian dari strategi besar Google dalam memperdalam integrasi kecerdasan buatan Google Gemini ke dalam ekosistem Android, dengan tujuan menghadirkan pengalaman penggunaan ponsel yang lebih cerdas, otomatis, dan personal.

President of Android Ecosystem, Sameer Samat, menegaskan bahwa Android tidak lagi sekadar sistem operasi, melainkan akan berkembang menjadi sistem cerdas yang mampu memahami kebutuhan pengguna secara langsung.

Fitur utama yang paling disorot adalah Gemini Intelligence, sistem AI yang memungkinkan pengguna menjalankan berbagai perintah lintas aplikasi hanya dengan satu instruksi.

Melalui fitur ini, pengguna dapat memotret objek seperti menu makanan atau brosur wisata, lalu sistem akan otomatis menyusun rencana perjalanan, daftar kebutuhan, hingga rekomendasi aktivitas.

Beberapa fitur turunan yang diperkenalkan antara lain Chrome Auto Browse untuk navigasi otomatis di browser, Gemini Personal Intelligence & Autofill untuk pengisian data berbasis Gmail dan Calendar, serta Rambler di Gboard yang merapikan hasil suara menjadi teks yang lebih natural.

Google juga memperkenalkan Create My Widget, fitur yang dapat membuat widget personal hanya melalui perintah teks sesuai kebutuhan harian pengguna.

Rangkaian fitur ini disebut akan pertama kali hadir pada perangkat Google Pixel dan Samsung Galaxy S26 sebelum diperluas ke perangkat lain pada 2026.

Emoji 3D hingga pengurangan doomscrolling

Selain AI, pembaruan Android 17 juga menyentuh sisi visual melalui Noto 3D, koleksi lebih dari 4.000 emoji yang didesain ulang dengan efek tiga dimensi untuk meningkatkan ekspresi dalam komunikasi digital.

Google mencatat miliaran emoji dikirim setiap hari secara global, sehingga pembaruan ini dianggap relevan dengan kebiasaan pengguna modern.

Di sisi lain, hadir fitur Pause Point yang dirancang untuk mengurangi kebiasaan doomscrolling dengan memberikan jeda sekitar 10 detik sebelum aplikasi tertentu dapat digunakan.

Selama jeda tersebut, pengguna akan menerima pengingat waktu, latihan pernapasan, atau rekomendasi aktivitas lain. Jika fitur dinonaktifkan, sistem akan meminta restart perangkat sebagai bentuk konfirmasi tambahan.

Screen Reactions dan peningkatan Instagram

Untuk kreator konten, Android 17 menghadirkan Screen Reactions yang memungkinkan pembuatan video reaksi dengan menampilkan wajah pengguna dan layar secara bersamaan tanpa aplikasi tambahan.

Fitur ini akan debut pada perangkat Pixel generasi terbaru pada musim panas 2026.

Selain itu, aplikasi Instagram di Android juga ditingkatkan melalui kerja sama dengan Meta, termasuk dukungan Ultra HDR, stabilisasi video, hingga kualitas kamera yang lebih kompetitif dengan iOS.

Google juga memperkenalkan teknologi peningkatan video berbasis AI seperti Smart Enhance dan Sound Separation untuk memisahkan audio secara lebih presisi.

Dengan berbagai pembaruan ini, Android 17 diposisikan sebagai sistem operasi yang tidak hanya menjalankan aplikasi, tetapi juga aktif membantu pengguna dalam aktivitas digital sehari-hari melalui kecerdasan buatan yang semakin terintegrasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online