Malam Ini, Timnas Putri Indonesia Incar Kemenangan Atas Singapura
Jadwal Timnas Putri Indonesia vs Singapura di Garuda Championship Series: Rabu, 3 Juni 2026 pukul 19.00 WIB live di Indosiar dan Vidio.
Ilustrasi mobil.
Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan kendaraan pintar di Tiongkok diperkirakan semakin ketat setelah Seres Group dan ByteDance dikabarkan menyiapkan merek mobil baru yang mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kolaborasi tersebut akan difokuskan pada pengembangan pengalaman pengguna di dalam kendaraan melalui integrasi teknologi digital dan layanan berbasis cloud.
Fokus pada Kokpit Pintar
Berbeda dengan merek Aito yang dikembangkan Seres bersama Huawei dan lebih menitikberatkan pada teknologi mengemudi pintar, proyek baru ini akan berfokus pada sistem kokpit pintar.
Teknologi yang digunakan mencakup layanan komputasi awan dan model bahasa besar (Large Language Model/LLM) yang disediakan oleh Volcano Engine, platform cloud milik ByteDance.
Dengan pendekatan tersebut, kendaraan diharapkan mampu menghadirkan interaksi yang lebih personal dan adaptif sesuai kebiasaan pengguna.
Model Perdana Meluncur pada 2026
Menurut laporan media otomotif Tiongkok, Lanjing Auto, merek baru tersebut akan berada di bawah perusahaan Saidou Technology yang sebelumnya dikenal sebagai Chongqing Landian Technology.
Model perdana ditargetkan meluncur pada 2026 dalam format crossover yang menggabungkan karakter sedan dan sport utility vehicle (SUV).
Kendaraan akan tersedia dalam dua pilihan teknologi penggerak, yakni kendaraan listrik berbasis baterai penuh (Battery Electric Vehicle/BEV) dan kendaraan listrik dengan teknologi range extender yang memungkinkan jarak tempuh lebih panjang.
Produksi kendaraan dijadwalkan berlangsung di pabrik Phoenix milik Seres yang saat ini disebut sedang menjalani penyesuaian fasilitas produksi.
ByteDance Fokus pada Infrastruktur AI
Dalam proyek ini, ByteDance disebut tidak akan terlibat dalam pengembangan sistem mengemudi otonom.
Perusahaan lebih memilih fokus pada pengembangan kecerdasan buatan, layanan cloud, dan infrastruktur digital yang mendukung pengalaman pengguna di dalam kendaraan.
Konsep tersebut memungkinkan mobil mempelajari preferensi pengguna, mulai dari pengaturan kursi, suhu kabin, pilihan hiburan, hingga berbagai layanan digital yang terhubung dengan ekosistem perangkat pintar.
Berpotensi Menambah Persaingan Mobil Pintar
Kehadiran merek baru hasil kolaborasi Seres dan ByteDance berpotensi memperluas persaingan di pasar kendaraan listrik pintar yang saat ini berkembang pesat.
Sejumlah produsen otomotif Tiongkok telah lebih dahulu mengintegrasikan teknologi digital dan AI ke dalam kendaraan mereka untuk meningkatkan kenyamanan dan personalisasi pengguna.
Jika berhasil direalisasikan sesuai rencana, kendaraan ini dapat menjadi alternatif baru di segmen mobil pintar yang menggabungkan teknologi otomotif dan ekosistem digital dalam satu platform.
Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai harga maupun spesifikasi lengkap kendaraan yang akan dipasarkan. Keberhasilan produk tersebut nantinya akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan menghadirkan teknologi AI yang relevan dengan kebutuhan konsumen serta harga yang kompetitif di pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Timnas Putri Indonesia vs Singapura di Garuda Championship Series: Rabu, 3 Juni 2026 pukul 19.00 WIB live di Indosiar dan Vidio.
Latihan kombinasi dan HIIT dinilai efektif membantu menurunkan tekanan darah. Simak manfaat olahraga bagi penderita hipertensi dan tips menjalankannya dengan am
Liverpool resmi memecat Arne Slot dan mencapai kesepakatan verbal dengan Andoni Iraola sebagai manajer baru. Simak rincian kontrak dan staf kepelatihannya.
Satpol PP DIY mencatat 72 geng sekolah tersebar di DIY, dengan 15 di antaranya masuk kategori rawan. Sebanyak 14 titik rawan juga dipetakan untuk pencegahan kej
Cuaca panas dapat mempercepat degradasi baterai mobil listrik. Simak enam cara merawat baterai EV agar tetap awet, efisien, dan berumur panjang.
Driver ojol di Jogja menjadi korban penganiayaan usai membunyikan klakson kepada pengendara yang melaju tak stabil di Jalan Menteri Supeno, Umbulharjo.