Agnez Mo dan Anggun Muncul di Reacher Season 4
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.
Kantor Samsung di Seoul Korea Selatan - Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Samsung kembali menjadi produsen smartphone dengan volume produksi terbesar di dunia pada kuartal I-2026. Namun, dominasi raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mendapat tekanan dari Apple yang mencatat pertumbuhan produksi signifikan di tengah perlambatan industri ponsel global.
Berdasarkan laporan terbaru firma riset pasar TrendForce, total produksi smartphone global pada periode Januari–Maret 2026 mencapai 284 juta unit. Angka tersebut turun 1,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Samsung berada di posisi teratas dengan produksi 62,6 juta unit smartphone sepanjang kuartal pertama 2026. Capaian ini meningkat 7,6% dibanding kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter/QoQ) dan naik 2,3% secara tahunan.
Peningkatan produksi Samsung didorong oleh tambahan output dari lini Galaxy S Series terbaru yang masih menjadi tulang punggung segmen premium perusahaan.
TrendForce menilai Samsung memiliki posisi yang relatif kuat dalam menghadapi kenaikan biaya komponen, terutama memori, berkat dukungan finansial grup usaha yang besar serta portofolio produk premium yang luas. Meski demikian, ketergantungan terhadap segmen ponsel kelas bawah masih menjadi tantangan tersendiri.
Di posisi kedua, Apple membukukan produksi 60,2 juta unit iPhone. Jumlah tersebut meningkat 19,7% secara tahunan, ditopang peluncuran model baru termasuk iPhone 17e.
Lembaga riset itu menilai Apple memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyerap kenaikan biaya komponen tanpa mengorbankan margin keuntungan. Strategi perusahaan diperkirakan akan lebih berfokus pada mempertahankan pangsa pasar sekaligus memperkuat bisnis layanan digital dan perangkat lunak.
Vendor Tiongkok Hadapi Tekanan
Di bawah Samsung dan Apple, tiga produsen asal Tiongkok masih menempati jajaran lima besar dunia.
Oppo mencatat produksi 29,5 juta unit, disusul Xiaomi sebanyak 26 juta unit, serta Vivo dengan 22 juta unit.
Namun, ketiga perusahaan tersebut menghadapi tekanan profitabilitas akibat kenaikan harga memori yang terus berlangsung. TrendForce memperingatkan target produksi sepanjang 2026 berpotensi direvisi apabila biaya komponen terus meningkat.
Sementara itu, Transsion, pemilik merek Tecno, Infinix, dan Itel, memproduksi 19,8 juta unit smartphone pada kuartal pertama tahun ini.
Meski volumenya relatif stabil dibandingkan tahun lalu, Transsion dinilai paling rentan terhadap kenaikan harga memori karena fokus pada pasar entry-level dengan margin keuntungan yang tipis.
Di sisi lain, perusahaan tersebut juga berpeluang memanfaatkan celah pasar apabila sejumlah pesaing mengurangi produksi ponsel murah akibat tekanan biaya.
Produksi Kuartal Kedua Diproyeksi Turun
TrendForce memperkirakan dampak kenaikan harga memori akan mulai terasa lebih kuat pada kuartal II-2026.
Pada kuartal pertama, sebagian besar vendor masih mampu menjaga produksi karena memanfaatkan stok komponen yang telah diamankan sebelumnya. Namun, ketika persediaan mulai menipis, produsen diperkirakan akan melakukan penyesuaian produksi.
Lembaga riset tersebut memproyeksikan produksi smartphone global pada kuartal II-2026 dapat turun hingga 16,2% secara tahunan.
Penurunan berpotensi lebih dalam apabila harga memori terus meningkat sehingga memaksa produsen menaikkan harga jual perangkat ke konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.