Bukan Aki! Ini Tanda Dinamo Starter Mobil Mulai Rusak

Jumali
Jumali Minggu, 05 Juli 2026 13:57 WIB
Bukan Aki! Ini Tanda Dinamo Starter Mobil Mulai Rusak

Bengkel mobil. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Mobil yang tiba-tiba sulit dinyalakan sering membuat pemilik kendaraan langsung mencurigai kondisi aki. Namun, tidak semua masalah starter berasal dari aki yang lemah. Ada komponen lain yang memiliki peran sangat penting dalam proses menghidupkan mesin, yakni dinamo starter.

Komponen ini bekerja memutar mesin untuk pertama kali saat pengemudi memutar kunci kontak atau menekan tombol engine start. Ketika performanya mulai menurun, proses menghidupkan kendaraan bisa menjadi lebih sulit hingga akhirnya berujung mogok total.

Karena itu, mengenali gejala awal kerusakan dinamo starter menjadi langkah penting agar pemilik kendaraan dapat melakukan perbaikan sebelum kerusakan merembet ke komponen lain yang biaya penggantiannya jauh lebih mahal.

Dilansir dari laman resmi Chery Indonesia, salah satu tanda yang paling sering muncul adalah mesin terasa berat saat dinyalakan dalam kondisi panas. Gejala ini biasanya tidak terlihat ketika kendaraan pertama kali digunakan pada pagi hari. Namun setelah mobil menempuh perjalanan cukup jauh dan suhu mesin meningkat, starter menjadi lebih berat dan terkadang memerlukan beberapa kali percobaan sebelum mesin hidup.

Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh melemahnya kumparan pada dinamo starter. Saat temperatur meningkat, kemampuan komponen untuk menyalurkan arus listrik menurun sehingga tenaga yang dihasilkan tidak lagi cukup kuat untuk memutar mesin secara optimal.

Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah munculnya bunyi "cetak-cetek" saat proses starter dilakukan. Suara ini berasal dari solenoid starter yang berusaha menggerakkan pinion gear menuju flywheel, tetapi motor starter gagal bekerja sebagaimana mestinya.

Karakter bunyi yang muncul dapat memberikan petunjuk mengenai sumber masalah. Jika bunyi terdengar cepat dan berulang, kemungkinan besar aki mulai kehilangan daya. Namun apabila suara hanya muncul satu kali setiap tombol starter ditekan, penyebabnya bisa berasal dari carbon brush yang sudah aus atau switch solenoid yang kotor.

Gejala berikutnya adalah putaran starter yang terasa lambat. Dalam kondisi normal, starter mampu memutar mesin dengan cepat dan stabil. Jika putaran menjadi berat padahal kondisi aki masih baik, kerusakan kemungkinan terjadi pada bagian internal dinamo starter.

Beberapa komponen yang sering menjadi sumber masalah antara lain armature yang melemah, gangguan pada kumparan, hingga bearing yang mulai aus akibat usia pakai. Apabila tidak segera diperbaiki, performa starter akan terus menurun hingga kendaraan tidak dapat dihidupkan sama sekali.

Pemilik mobil juga perlu memperhatikan munculnya suara gesekan logam atau bunyi gemeretak saat starter digunakan. Bunyi tersebut biasanya muncul karena pinion gear sudah tidak bekerja presisi ketika bersentuhan dengan flywheel mesin.

Jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama, keausan pada kedua komponen akan semakin parah. Bahkan, gigi flywheel berisiko mengalami kerusakan permanen yang membutuhkan biaya perbaikan jauh lebih besar dibandingkan servis starter biasa.

Gejala paling serius adalah munculnya bau hangus menyerupai kabel terbakar. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bahkan disertai keluarnya asap dari area dinamo starter.

Masalah tersebut umumnya terjadi karena dinamo starter dipaksa bekerja berulang kali saat sedang mengalami gangguan. Akibatnya suhu komponen meningkat drastis hingga menyebabkan lapisan isolasi pada gulungan tembaga meleleh dan mengeluarkan aroma terbakar.

Apabila gejala ini sudah muncul, pemilik kendaraan sebaiknya menghentikan upaya menyalakan mesin secara paksa dan segera membawa mobil ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Penanganan yang lebih cepat tidak hanya mencegah kerusakan bertambah parah, tetapi juga dapat menghindarkan pemilik kendaraan dari biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.

Mengenali tanda-tanda kerusakan dinamo starter sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga kendaraan tetap andal digunakan sehari-hari. Dengan pemeriksaan rutin dan penanganan yang tepat, risiko mogok mendadak akibat gangguan sistem starter dapat diminimalkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online