Celah AirDrop dan Quick Share Ancam iPhone, Android, hingga Windows
Peneliti menemukan enam celah keamanan pada AirDrop dan Quick Share yang berpotensi menyerang iPhone, Android, macOS, dan Windows.
Foto ilustrasi KFC. /Istimewa.
Harianjogja.com, JAKARTA— Jaringan restoran cepat saji KFC Jepang menghentikan sementara layanan pemesanan melalui aplikasi seluler dan situs resminya setelah mitra rantai pasoknya, Nichirei Group, mengalami serangan siber yang melumpuhkan sistem operasional. Gangguan tersebut diperkirakan menghambat distribusi bahan baku ke gerai-gerai KFC dalam beberapa hari ke depan.
Insiden ini berawal dari gangguan besar yang menimpa Nichirei Group, perusahaan penyedia makanan beku dan layanan logistik pendingin terkemuka di Jepang yang berperan penting dalam distribusi komoditas pangan.
Sistem Operasional Nichirei Group Lumpuh
Manajemen Nichirei Group mengonfirmasi sistem operasional perusahaan mengalami kegagalan massal akibat aktivitas akses ilegal tanpa izin.
Gangguan tersebut membuat perusahaan tidak dapat mengatur jadwal pengiriman barang, baik menuju maupun keluar dari gudang penyimpanan berpendingin (refrigerated warehouses), sekaligus menghentikan berbagai aktivitas logistik harian.
Dampak dari kelumpuhan sistem tersebut langsung dirasakan oleh sejumlah pelanggan korporasi, termasuk KFC Jepang yang bergantung pada pasokan bahan baku dari perusahaan tersebut.
KFC Jepang Antisipasi Gangguan Pasokan
Menyusul gangguan distribusi, KFC Jepang mengeluarkan pemberitahuan kepada pelanggan mengenai potensi keterlambatan pasokan ke restoran.
Sebagai langkah antisipasi, perusahaan menghentikan sementara pemesanan melalui aplikasi seluler dan situs web resmi. Selain itu, sejumlah gerai juga bersiap membatasi ketersediaan menu hingga jam operasional.
"Beberapa toko mungkin ditutup tergantung pada ketersediaan bahan makanan," tulis manajemen KFC Jepang.
Data Pribadi Ikut Terdampak
Mengutip laporan The Register, Kamis (16/7/2026), Nichirei Group memastikan penyebab utama gangguan tersebut adalah serangan siber.
Perusahaan juga mengakui pelaku berhasil mengakses server yang menyimpan informasi data pribadi. Meski demikian, manajemen belum mengungkap rincian teknis insiden tersebut karena masih berupaya mencegah dampak yang lebih luas.
Nichirei Group menargetkan proses pemulihan sistem dilakukan secara bertahap hingga seluruh layanan kembali normal.
Diduga Berkaitan dengan Serangan Ransomware
Kelumpuhan layanan logistik Nichirei Group memunculkan indikasi bahwa sistem perusahaan terdampak serangan ransomware, yakni jenis serangan siber yang mengenkripsi data sehingga tidak dapat diakses.
Selain itu, keputusan perusahaan untuk tidak mengungkap detail teknis memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya kelemahan sistem yang berpotensi dimanfaatkan pelaku untuk menyerang mitra bisnis lain dalam rantai pasok logistik.
Hingga kini, Nichirei Group masih fokus memulihkan sistem operasionalnya agar distribusi logistik dan pasokan pangan dapat kembali berjalan normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Peneliti menemukan enam celah keamanan pada AirDrop dan Quick Share yang berpotensi menyerang iPhone, Android, macOS, dan Windows.
Link cek pengumuman tenaga kesehatan haji 2027 yang lolos administrasi, jadwal CAT PPIH, ketentuan pakaian, dan tata tertib ujian.
Chelsea menang 4-3 atas Brighton pada pekan kedua Liga Inggris 2026/27. Emiliano Martinez debut dan Cole Palmer mencetak gol penentu.
PBNU masa khidmah 2021-2026 resmi demisioner dalam Muktamar ke-35 NU. Kiai Miftachul Akhyar meminta maaf dan berharap khidmah berakhir husnul khatimah.
PWI Pusat mendukung pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional dan siap mengawal proses administratif serta jalur strategis di tingkat pusat.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja