Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Mobil listrik Xiaomi. (mi.com)
Harianjogja.com, JOGJA— Industri otomotif global sedang menyaksikan fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebuah studi terbaru dari Car Wars Bank of America memperkirakan bahwa hanya akan ada 159 peluncuran kendaraan baru di Amerika Serikat selama empat tahun ke depan.
Sementara itu, dalam enam bulan pertama tahun 2026 saja, merek-merek asal China telah meluncurkan sekitar 650 kendaraan baru atau versi pembaruan. Angka itu setara dengan hampir empat peluncuran kendaraan setiap hari—kecepatan yang bahkan membuat industri ponsel pintar terlihat jauh lebih lambat. Laju peluncuran yang begitu tinggi membuat para eksekutif otomotif China pun merasa kewalahan.
Dilansir dari Carscoops, Wakil Presiden Eksekutif BYD, He Zhiqi, menggambarkan situasi ini di media sosial sebagai sesuatu yang "benar-benar gila".
Ia juga mengatakan bahwa persaingan di pasar "bukan hanya sengit, tetapi juga sangat kejam". Menurutnya, masalahnya bukan karena inovasi itu buruk, tetapi konsumen hampir tidak memiliki waktu untuk mengenal satu model baru sebelum belasan model lain muncul dan merebut perhatian. Di pasar yang perkembangan teknologinya berlangsung sangat cepat, sebuah kendaraan bisa terasa sudah ketinggalan zaman hanya dalam beberapa bulan.
Meskipun tidak semua dari 650 peluncuran tersebut merupakan kendaraan yang benar-benar baru—sebagian adalah model facelift, pembaruan varian, atau edisi khusus—data industri menunjukkan bahwa China tetap menghasilkan sekitar 30 model yang benar-benar baru setiap bulan . Jumlah itu setara dengan total model baru yang diluncurkan Amerika Serikat dalam satu tahun, sebuah fakta yang mengejutkan para pengamat industri.
Tren ini membantu menjelaskan mengapa para eksekutif otomotif di Detroit, AS, memberi perhatian besar terhadap perkembangan tersebut. Executive Chairman Ford, Bill Ford, baru-baru ini memperingatkan bahwa produsen mobil Amerika tidak bisa beranggapan merek-merek asal China akan selamanya tertutup dari pasar mereka.
"Kita harus mampu bersaing langsung dengan China. Kita tidak bisa berharap dapat terus menahan mereka keluar selamanya, dan kita harus mampu mengalahkan mereka dalam permainan mereka sendiri," tegas Ford.
Untuk saat ini, tarif impor dan berbagai regulasi masih membuat sebagian besar merek mobil China belum masuk ke ruang pamer di Amerika Serikat. Namun, mereka sudah memperluas kehadirannya di berbagai pasar global lainnya dan mulai memengaruhi cara produsen otomotif Barat mengembangkan kendaraan.
Para pengamat industri memperkirakan banyak merek mobil China yang beroperasi saat ini tidak akan bertahan dalam 10 tahun ke depan karena tidak mampu bersaing dengan perusahaan yang memiliki sumber daya keuangan lebih besar. Namun, He Zhiqi menegaskan bahwa BYD tidak akan menjadi salah satu perusahaan yang mengalami nasib tersebut. Dengan inovasi yang terus berjalan dan kecepatan peluncuran yang tidak tertandingi, China tampaknya siap untuk terus mendominasi panggung otomotif global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.