JDIH Kemendagri Diretas Muncul Pesan Kritik dan Logo Peretas
Situs JDIH Kemendagri mengalami serangan siber dengan modus defacement pada Sabtu (18/7/2026). Portal dokumentasi hukum pemerintah itu tidak dapat diakses dan s
Ilustrasi mobil listrik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah China mengambil langkah serius untuk menjaga standar keselamatan industri otomotif di tengah persaingan yang semakin ketat.
Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) memanggil sejumlah produsen mobil utama dalam pertemuan darurat pada Jumat (17/7/2026) guna membahas praktik persaingan yang dinilai berpotensi mengancam kualitas kendaraan.
Reuters melaporkan, dalam pertemuan tersebut, regulator menyoroti meningkatnya tekanan kompetisi, khususnya di sektor kendaraan listrik, yang dikhawatirkan mendorong perusahaan memangkas biaya secara berlebihan hingga berdampak pada mutu produk.
Pemerintah China menegaskan bahwa inovasi teknologi tidak boleh mengorbankan keselamatan pengguna. Karena itu, seluruh produsen diminta memperkuat pengawasan internal dan memastikan setiap kendaraan yang dipasarkan telah memenuhi standar keamanan yang berlaku.
Salah satu perhatian utama regulator adalah praktik promosi dan pemasaran yang dianggap terlalu agresif. MIIT meminta perusahaan otomotif menghentikan iklan yang berlebihan maupun klaim yang berpotensi menyesatkan konsumen.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai kemampuan kendaraan yang mereka gunakan, terutama terkait fitur teknologi canggih yang kini semakin banyak ditawarkan produsen.
Selain aspek pemasaran, pemerintah juga mewajibkan perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap risiko keselamatan sebelum meluncurkan model atau desain kendaraan baru ke pasar.
Regulator menilai proses pengujian yang ketat menjadi kunci untuk mencegah potensi masalah yang dapat muncul setelah kendaraan digunakan oleh konsumen secara luas.
Perhatian khusus diberikan pada teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan sistem kendaraan otonom yang saat ini berkembang pesat di China.
Fitur-fitur tersebut dirancang untuk membantu pengemudi melalui berbagai fungsi otomatis, mulai dari menjaga jalur kendaraan hingga membantu pengereman dan pengendalian dalam kondisi tertentu.
Namun semakin kompleksnya teknologi yang digunakan juga meningkatkan kebutuhan akan pengujian keselamatan yang lebih ketat. Pemerintah China meminta seluruh produsen memperkuat penilaian risiko terhadap sistem tersebut guna mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan akibat kegagalan perangkat lunak maupun sensor kendaraan.
MIIT juga menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap proses produksi dan kualitas kendaraan yang beredar di pasar. Pemeriksaan akan dilakukan untuk memastikan produk yang dijual kepada konsumen memiliki kualitas yang konsisten dengan spesifikasi yang telah disetujui regulator.
Bagi perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan atau mengabaikan standar keselamatan, pemerintah menyiapkan sanksi yang lebih tegas.
Kebijakan ini muncul di tengah perang harga yang terus berlangsung dalam industri otomotif China. Persaingan paling ketat terjadi di segmen kendaraan listrik, di mana berbagai produsen berlomba menawarkan harga lebih murah demi mempertahankan pangsa pasar.
Strategi tersebut memang berhasil mendorong pertumbuhan penjualan dalam jangka pendek. Namun di sisi lain, tekanan untuk menekan biaya produksi memunculkan kekhawatiran bahwa sebagian perusahaan dapat mengurangi investasi pada aspek kualitas maupun pengujian keselamatan.
Pemerintah China melihat kondisi tersebut sebagai risiko yang tidak boleh diabaikan. Selain berpotensi membahayakan pengguna kendaraan, penurunan kualitas produk juga dapat memengaruhi reputasi industri otomotif China yang selama beberapa tahun terakhir berkembang pesat di pasar global.
Saat ini, China menjadi salah satu pusat industri kendaraan listrik terbesar di dunia. Berbagai merek asal negara tersebut semakin agresif melakukan ekspansi ke pasar internasional, termasuk Asia Tenggara, Eropa, hingga Amerika Latin.
Karena itu, regulator menilai standar keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama agar pertumbuhan industri tidak dibayangi persoalan kualitas di masa depan.
Langkah MIIT menunjukkan bahwa pemerintah China ingin memastikan persaingan industri tetap berjalan sehat tanpa mengorbankan keselamatan konsumen. Di tengah perlombaan teknologi kendaraan pintar dan mobil otonom, kepercayaan publik terhadap kualitas produk dinilai menjadi aset yang sama pentingnya dengan inovasi itu sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Situs JDIH Kemendagri mengalami serangan siber dengan modus defacement pada Sabtu (18/7/2026). Portal dokumentasi hukum pemerintah itu tidak dapat diakses dan s
Cari mobil keluarga berbagasi luas? Simak 12 rekomendasi terbaru Juli 2026, dari Avanza hingga Palisade. Temukan yang cocok untuk perjalanan keluarga!
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani lebih dari 1,2 juta penumpang kereta api jarak jauh selama libur sekolah 2026. Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun tersibuk.
Badan lemas mengganggu aktivitas? Temukan 11 cara mudah atasi kelelahan, mulai dari pola tidur hingga makanan bergizi. Kembalikan energi tubuh secara alami.
Indonesia masih memiliki dua wakil di semifinal Japan Open 2026. Putri Kusuma Wardani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri siap menghadapi tantangan berat d
Airlangga Hartarto bertemu Menteri Perdagangan China, Huawei, dan ByteDance di Shanghai untuk membahas investasi kawasan industri, AI, cloud computing.