5 Teknik Mengemudi Defensif agar Lebih Aman di Jalan Raya
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Bitchat
Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan aplikasi pesan instan semakin menarik setelah hadirnya Bitchat, platform komunikasi yang dikembangkan pendiri Twitter, Jack Dorsey. Aplikasi ini menawarkan konsep berbeda dari WhatsApp maupun Telegram karena dapat digunakan untuk mengirim pesan tanpa koneksi internet maupun jaringan seluler.
Bitchat pertama kali diperkenalkan pada 2025 dan kini telah tersedia secara luas melalui Apple App Store. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa perlu mendaftarkan nomor telepon atau alamat email.
Keunikan inilah yang membuat Bitchat mulai banyak diperbincangkan sebagai salah satu alternatif aplikasi pesan instan yang mengedepankan privasi dan komunikasi terdesentralisasi.
Cara Kerja Bitchat
Berbeda dengan aplikasi pesan pada umumnya yang mengandalkan server pusat dan jaringan internet, Bitchat memanfaatkan teknologi Bluetooth Mesh Network.
Melalui sistem ini, perangkat pengguna dapat saling terhubung secara langsung menggunakan Bluetooth. Pesan yang dikirim tidak harus diterima langsung oleh penerima, melainkan dapat diteruskan melalui perangkat lain yang berada dalam jaringan yang sama.
Mekanisme tersebut memungkinkan pesan berpindah dari satu perangkat ke perangkat lainnya hingga menjangkau pengguna yang berada di luar jangkauan Bluetooth langsung.
Dalam keterangannya di App Store, Jack Dorsey menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan eksperimen dalam pengembangan jaringan Bluetooth mesh, sistem relai pesan, dan teknologi enkripsi.
Dalam deskripsi resminya, Bitchat menawarkan komunikasi tanpa nomor telepon maupun email serta mendukung pesan pribadi yang terenkripsi.
Cocok untuk Area Tanpa Sinyal
Konsep komunikasi tanpa internet membuat Bitchat berpotensi digunakan di berbagai kondisi khusus.
Misalnya ketika pengguna berada di wilayah blank spot, lokasi terpencil, area terdampak bencana, atau saat jaringan seluler mengalami gangguan karena kepadatan pengguna.
Teknologi serupa pernah digunakan dalam aplikasi berbasis Bluetooth yang populer di kalangan demonstran Hong Kong beberapa tahun lalu karena tidak bergantung pada infrastruktur internet konvensional.
Selain itu, aplikasi seperti ini dinilai berguna saat konser musik, festival besar, atau pertandingan olahraga ketika jaringan seluler sering mengalami kemacetan.
Fitur Keamanan dan Privasi
Salah satu aspek yang paling ditonjolkan Bitchat adalah privasi pengguna.
Aplikasi ini diklaim tidak memerlukan akun, server pusat, maupun pengumpulan data pribadi pengguna. Pesan pribadi juga dilindungi dengan sistem enkripsi.
Bitchat juga menyediakan fitur Panic Mode, yang memungkinkan seluruh data aplikasi dihapus secara cepat melalui tiga kali ketukan tertentu pada aplikasi.
Sebelum dirilis secara umum, versi uji coba Bitchat melalui platform TestFlight sempat mencapai batas maksimum 10.000 pengguna dalam waktu singkat. Kode sumber aplikasi juga dipublikasikan secara terbuka melalui GitHub.
Masih Ada Keterbatasan
Meski menawarkan konsep menarik, Bitchat belum sepenuhnya dapat menggantikan WhatsApp atau Telegram.
Pada tahap awal, aplikasi ini lebih difokuskan untuk pengiriman pesan teks dan komunikasi jarak dekat melalui jaringan Bluetooth. Efektivitasnya juga sangat bergantung pada jumlah pengguna yang berada di sekitar lokasi yang sama.
Artinya, semakin banyak perangkat yang menggunakan Bitchat dalam satu area, semakin luas pula jangkauan komunikasi yang dapat terbentuk melalui jaringan mesh tersebut.
Selain itu, sejumlah pengamat keamanan siber mengingatkan bahwa aplikasi berbasis mesh tetap memiliki tantangan keamanan dan privasi yang harus terus disempurnakan seiring bertambahnya jumlah pengguna.
Baru Tersedia untuk Pengguna Apple
Saat ini Bitchat dapat diunduh secara gratis melalui App Store untuk perangkat Apple yang kompatibel. Deskripsi resmi aplikasi menunjukkan ukuran aplikasi relatif kecil, sekitar 10–12 MB.
Pengguna Android belum mendapatkan versi resmi melalui Google Play Store. Karena itu, pengguna diminta berhati-hati terhadap aplikasi yang mengatasnamakan Bitchat namun tidak berasal dari pengembang resmi.
Kehadiran Bitchat menunjukkan bahwa inovasi dalam dunia komunikasi digital masih terus berkembang. Meski belum tentu menggantikan dominasi WhatsApp dalam waktu dekat, konsep berkirim pesan tanpa internet yang ditawarkan aplikasi ini menjadi alternatif menarik, terutama untuk kondisi darurat dan wilayah dengan keterbatasan jaringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.