Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Insiden privasi kembali mengguncang industri kecerdasan buatan (AI). Kali ini, sorotan tertuju pada Claude, chatbot besutan Anthropic, setelah sejumlah percakapan pengguna dilaporkan sempat muncul di hasil pencarian Google dan dapat diakses publik.
Temuan tersebut memicu kekhawatiran luas karena sebagian percakapan yang terindeks dilaporkan mengandung informasi sensitif, termasuk dokumen perusahaan, data kesehatan, hingga informasi pribadi yang seharusnya tidak tersebar luas.
Dilansir dari Wired, kasus ini pertama kali ramai diperbincangkan oleh pengguna internet yang menemukan bahwa pencarian tertentu di Google dapat menampilkan halaman percakapan Claude yang sebelumnya dibagikan menggunakan fitur share chat. Fitur tersebut memang memungkinkan pengguna membuat tautan publik untuk membagikan hasil percakapan kepada orang lain. Namun banyak pengguna tidak menyadari bahwa tautan tersebut berpotensi ditemukan oleh mesin pencari apabila tidak dilindungi dengan pengaturan yang tepat.
Selain percakapan biasa, sejumlah Artifacts atau dokumen dan aplikasi mini yang dibuat melalui Claude juga dilaporkan ikut muncul dalam hasil pencarian. Kondisi tersebut membuat kekhawatiran semakin besar karena beberapa file yang ditemukan mengandung informasi yang bersifat pribadi maupun internal.
Berdasarkan laporan Axios dan TechCrunch, penyebab utama masalah ini berkaitan dengan mekanisme pengindeksan halaman web. Anthropic diketahui telah menggunakan robots.txt untuk memberi tahu mesin pencari agar tidak mengakses halaman percakapan yang dibagikan. Namun langkah tersebut dinilai belum cukup untuk mencegah halaman masuk ke indeks pencarian apabila terdapat tautan yang mengarah ke halaman tersebut dari lokasi lain di internet.
Para pakar menjelaskan bahwa situs web umumnya memerlukan instruksi tambahan berupa tag "noindex" agar mesin pencari benar-benar tidak memasukkan halaman tertentu ke dalam hasil pencarian. Tanpa pengaturan tersebut, halaman yang bersifat publik masih berpotensi muncul di Google maupun mesin pencari lainnya.
Anthropic menegaskan bahwa insiden ini bukan merupakan peretasan maupun kebocoran sistem keamanan internal. Menurut perusahaan, pengguna secara sadar membuat tautan publik melalui fitur berbagi yang tersedia di Claude. Perusahaan juga menyatakan tidak menyediakan direktori percakapan kepada mesin pencari.
Di sisi lain, Google menyebut pengelola situs memiliki kendali penuh untuk menentukan apakah suatu halaman boleh diindeks atau tidak. Google menegaskan bahwa mesin pencari hanya mengikuti aturan yang ditetapkan pemilik situs melalui mekanisme yang tersedia.
Laporan yang beredar menyebut sejumlah data sensitif sempat ditemukan dalam percakapan yang terindeks. Beberapa di antaranya berupa dokumen medis, informasi perusahaan, nomor telepon, hingga data yang berkaitan dengan aset digital. Meski belum diketahui berapa banyak pengguna yang terdampak, temuan tersebut menjadi alarm serius mengenai risiko penggunaan fitur berbagi publik pada layanan AI.
Anthropic dilaporkan telah melakukan perbaikan dengan menambahkan mekanisme yang bertujuan mencegah pengindeksan lebih lanjut. Hasil pencarian yang sebelumnya menampilkan percakapan Claude juga mulai menghilang dari Google setelah tindakan perbaikan dilakukan. Namun sejumlah laporan menyebut jejak halaman tersebut sempat tetap terlihat di mesin pencari lain dalam periode tertentu.
Insiden ini menjadi pengingat penting bahwa tautan publik pada layanan AI pada dasarnya dapat dianggap sebagai konten yang terbuka di internet. Pengguna disarankan untuk tidak membagikan informasi rahasia, data pribadi, dokumen internal perusahaan, maupun informasi finansial melalui tautan yang dapat diakses publik.
Bagi pengguna Claude, langkah yang disarankan adalah meninjau kembali seluruh tautan berbagi yang pernah dibuat dan mencabut akses yang tidak lagi diperlukan. Dengan semakin berkembangnya teknologi AI, kesadaran terhadap keamanan data pribadi menjadi faktor yang tidak kalah penting dibanding kemudahan berbagi informasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
BP Tapera mengajak generasi muda memanfaatkan KPR subsidi dengan cicilan ringan, bunga tetap, dan tenor hingga 40 tahun.
Jhonlin Agro Raya (JARR) mencatat penjualan Rp3,52 triliun dan laba bersih Rp349,26 miliar hingga September 2026.
Liverpool menyingkirkan Chelsea lewat adu penalti 6-5, sedangkan Manchester City mengalahkan Brighton 4-3 untuk melaju ke perempat final Carabao Cup 2026/2027.
Yan Kurnia Kustanto mengajak anak muda mengatasi persoalan sampah di DIY melalui gotong royong dan menyiapkan empat teba modern di Depok.
Mentan Amran mengecam dugaan pengoplosan beras SPHP menjadi premium di Jakarta Timur yang dinilai merugikan masyarakat penerima subsidi.