31 Negara Bakal Bisa Pakai Auto Gate di Bandara Bangkok
Thailand akan memperluas akses auto gate Bandara Suvarnabhumi untuk 31 negara mulai akhir Agustus 2026. Daftar negaranya belum diumumkan.
TitTok/Ist
Harianjogja.com, JOGJA— Pengguna TikTok belakangan ramai menggunakan frasa “quiet on the creek” yang biasanya disertai suara desisan “shhh”. Ungkapan berbahasa Inggris itu muncul dalam berbagai video dan kolom komentar hingga berkembang menjadi salah satu tren media sosial pada 2026.
Menariknya, frasa tersebut awalnya tidak dibuat sebagai istilah khusus di TikTok. “Quiet on the creek” berasal dari cerita rapper dan figur internet asal Amerika Serikat, Saucy Santana, tentang pengalaman masa kecilnya ketika memancing.
Dari cerita sederhana mengenai pentingnya menjaga ketenangan di tepi sungai, ungkapan itu kemudian berubah menjadi catchphrase yang digunakan dalam berbagai konteks.
Awalnya dari Cerita Saucy Santana Saat Memancing
Tren “quiet on the creek” bermula ketika Saucy Santana menceritakan pengalaman masa kecilnya dalam sebuah siaran langsung di TikTok.
Dalam cerita tersebut, ia menjelaskan pentingnya berbicara dengan suara pelan ketika berada di dekat sungai saat memancing. Suara yang terlalu keras dikhawatirkan membuat ikan pergi.
Potongan siaran langsung itu kemudian beredar luas di media sosial. Salah satu bagian yang paling menarik perhatian adalah ketika Santana menggunakan ungkapan “quiet on the creek” yang disertai suara “shhh”.
Ungkapan tersebut kemudian ditiru pengguna TikTok dan secara perlahan mulai digunakan di luar konteks cerita memancing.
Apa Arti Quiet on the Creek?
Secara harfiah, “quiet on the creek” dapat diterjemahkan sebagai ajakan untuk tenang atau tidak berisik di sungai.
Namun, dalam tren TikTok, penggunaannya sudah berkembang. Frasa ini bisa digunakan untuk menyampaikan pesan agar seseorang tidak banyak bicara, menyimpan rahasia, atau tidak terlalu terbuka mengenai sesuatu.
Dalam sejumlah video, “quiet on the creek” juga digunakan untuk menggambarkan sikap low-key, yakni tidak ingin terlalu mencolok atau membicarakan sesuatu kepada banyak orang.
Ada pula pengguna yang mengucapkannya semata-mata sebagai lelucon atau bagian dari meme tanpa makna spesifik.
Karena itu, arti frasa ini tidak selalu sama. Konteks video, percakapan, atau komentar menjadi penentu makna “quiet on the creek” yang sebenarnya.
Tren Quiet on the Creek Mulai Viral
Tren “quiet on the creek” mulai ramai digunakan di TikTok pada Juli 2026. Pengguna tidak hanya mengucapkan frasa tersebut, tetapi juga membuat berbagai video kreatif dengan suara “shhh” sebagai bagian yang mudah dikenali.
Popularitasnya semakin berkembang karena frasa tersebut singkat dan mudah ditiru. Pengguna juga tidak harus mengikuti konteks asli tentang memancing untuk ikut dalam tren.
Dalam perkembangan budaya internet, penggunaan berulang semacam ini sering membuat sebuah ungkapan kehilangan makna awalnya dan berubah menjadi inside joke atau meme.
Hal serupa terjadi pada “quiet on the creek”. Sebagian pengguna memahami asal-usulnya, sementara pengguna lain cukup mengenal frasa tersebut sebagai suara atau ungkapan yang sedang viral.
Saucy Santana Rilis Lagu Quiet on the Creek
Tren tersebut kemudian mendapatkan dorongan tambahan dari dunia musik.
Saucy Santana merilis lagu berjudul “Quiet on the Creek” pada 17 Juli 2026. Lagu itu menyediakan audio yang kemudian dapat digunakan kembali oleh pengguna TikTok dalam berbagai video.
Kehadiran lagu dengan judul yang sama membuat frasa tersebut semakin mudah dikaitkan dengan Saucy Santana. Tren yang awalnya berasal dari potongan cerita pun berkembang menjadi penggunaan audio, gerakan, dan format video yang lebih beragam.
Bagaimana Cara Menggunakan Quiet on the Creek?
Tidak ada aturan khusus untuk menggunakan frasa ini di TikTok. Pengguna dapat menyesuaikannya dengan konteks konten yang dibuat.
Beberapa penggunaan yang berkembang antara lain:
Mengapa Quiet on the Creek Bisa Viral?
Ada beberapa alasan yang membuat frasa tersebut mudah menyebar di TikTok.
Perpaduan antara potongan cerita, suara khas, meme, dan musik membuat frasa tersebut dapat berkembang melampaui konteks awalnya.
Arti Quiet on the Creek Tergantung Konteks
Jadi, “quiet on the creek” tidak memiliki satu arti khusus dalam tren TikTok.
Makna awalnya berkaitan dengan cerita Saucy Santana mengenai menjaga ketenangan ketika memancing. Dalam perkembangannya, frasa tersebut dapat berarti meminta seseorang diam, menjaga rahasia, tidak terlalu terbuka, atau sekadar menjadi bagian dari lelucon.
Jika menemukan ungkapan “quiet on the creek” di TikTok, pengguna perlu melihat konteks video atau komentar untuk mengetahui maksudnya.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah potongan percakapan sederhana dapat berubah menjadi catchphrase global ketika mendapatkan momentum dari budaya meme dan algoritma media sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Thailand akan memperluas akses auto gate Bandara Suvarnabhumi untuk 31 negara mulai akhir Agustus 2026. Daftar negaranya belum diumumkan.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Basarnas mencatat 601 kecelakaan kapal hingga 15 Agustus 2026 dengan 3.607 korban. Sebanyak 239 orang meninggal dan 203 hilang.
Indonesia membuka peluang dwi kewarganegaraan terbatas. Kenali 7 negara yang mengizinkan warga memiliki kewarganegaraan ganda.