Huawei Pura X View Terjual 449.800 Unit di China, Stok Masih Langka

Jumali
Jumali Senin, 12 Oktober 2026 23:17 WIB
Huawei Pura X View Terjual 449.800 Unit di China, Stok Masih Langka

Huawei Pura X / GSM Arena

Harianjogja.com, JOGJA—Huawei Pura X View mencatat penjualan sekitar 449.800 unit di China hingga pekan terakhir September 2026. Meski diminati konsumen, ponsel dengan desain layar lebar tersebut masih sulit diperoleh karena persediaan yang terbatas.

Angka penjualan itu dilaporkan blogger teknologi China, @RDObservation, yang memantau pangsa pasar ponsel domestik. Data tersebut mencakup periode 21–27 September 2026, atau sekitar dua hingga tiga pekan setelah Huawei Pura X View diluncurkan pada 7 September.

Menurut laporan Gizmochina pada 11 Oktober 2026, tingginya permintaan belum diimbangi ketersediaan perangkat di pasar. Sejumlah penjual pihak ketiga bahkan menawarkan ponsel tersebut dengan harga lebih tinggi daripada harga resmi.

Situs resmi Huawei China juga mencantumkan status kehabisan stok untuk varian warna Midnight Black. Estimasi pengiriman bagi pesanan baru disebut dapat berlangsung hingga sebelum 19 November 2026. Informasi stok dan pengiriman tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Harga Huawei Pura X View mulai Rp16 juta

Huawei menawarkan Pura X View dalam tiga konfigurasi penyimpanan. Seluruh varian menggunakan RAM 12 GB, dengan kapasitas penyimpanan internal mulai 256 GB hingga 1 TB.

Berikut harga resminya di China:

  • RAM 12 GB/penyimpanan 256 GB: 5.999 yuan atau sekitar Rp16 juta.

  • RAM 12 GB/penyimpanan 512 GB: 6.999 yuan atau sekitar Rp18,7 juta.

  • RAM 12 GB/penyimpanan 1 TB: 8.499 yuan atau sekitar Rp22,7 juta.

Nilai dalam rupiah merupakan perkiraan konversi dan bukan harga resmi untuk pasar Indonesia. Ketersediaan serta harga di negara lain juga dapat berbeda.

Layar lebar menjadi daya tarik utama

Berbeda dari kebanyakan ponsel yang menggunakan layar memanjang, Huawei Pura X View mengusung desain wide candybar dengan layar OLED datar berukuran 6,39 inci. Layarnya memiliki resolusi 2.232 × 1.320 piksel dan rasio aspek 16:9,5.

Huawei menyematkan bezel simetris setebal 1,05 mm di keempat sisi. Perusahaan mengklaim rasio layar terhadap bodi mencapai 96,1 persen, sehingga bidang layar tampak lebih luas.

Layar tersebut mendukung refresh rate hingga 120 Hz dan peredupan PWM frekuensi tinggi 2.160 Hz. Tingkat kecerahan puncak lokalnya diklaim mencapai 6.500 nit.

Untuk menunjang performa, perangkat ini menggunakan chip Kirin 9030S yang dipadukan sistem pendingin vapor chamber seluas 6.400 mm persegi.

Kamera utama 200 MP dan baterai 7.000 mAh

Pada sektor fotografi, Huawei Pura X View memiliki kamera utama 200 megapiksel dengan sensor RYYB berukuran 1/1,28 inci, bukaan f/1.8, serta stabilisasi gambar optik atau OIS.

Kamera belakangnya juga dilengkapi kamera telefoto periskop 50 megapiksel dengan OIS dan panjang fokus ekuivalen 88 mm. Ada pula kamera ultralebar 8 megapiksel dan kamera warna primer Red Maple generasi kedua. Sementara itu, kamera depan memiliki resolusi 40 megapiksel.

Untuk menunjang penggunaan sehari-hari, Huawei membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas tipikal 7.000 mAh. Pengisian daya mendukung teknologi kabel hingga 66 watt dan nirkabel hingga 50 watt.

Kapasitas baterai yang besar tidak membuat bodinya terlalu tebal. Huawei mencatat ketebalan perangkat sekitar 6,68 mm dengan bobot 201 gram.

Pura X View juga memiliki sertifikasi ketahanan debu dan air IP68/IP69, dukungan pesan satelit BeiDou dua arah, serta eSIM. Pilihan warnanya mencakup Shadow Red, Linen Gray, Zero White, dan Midnight Black.

Kombinasi layar dengan rasio tak biasa, baterai berkapasitas besar, dan kamera beresolusi tinggi menjadi pembeda Huawei Pura X View di pasar China. Namun, tingginya angka penjualan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan konsumen selama ketersediaan unit masih terbatas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online