Omoda X Hadir dengan BEV, PHEV, dan HEV, Ini Bocorannya

Jumali
Jumali Rabu, 21 Oktober 2026 20:37 WIB
Omoda X Hadir dengan BEV, PHEV, dan HEV, Ini Bocorannya

Omoda X/Paul Tan


Harianjogja.com, JOGJA—Omoda X diperkenalkan sebagai crossover bergaya off-road yang memadukan tampilan futuristis dengan karakter kendaraan petualang. Model dari merek otomotif asal Tiongkok tersebut dirancang dengan desain agresif dan direncanakan hadir dalam tiga pilihan penggerak, yakni battery electric vehicle (BEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), dan hybrid electric vehicle (HEV).

Kehadiran Omoda X memperluas arah pengembangan crossover Omoda. Jika kendaraan jenis ini umumnya mengutamakan kenyamanan berkendara di perkotaan, Omoda X membawa pendekatan visual yang lebih tangguh untuk menarik konsumen yang menginginkan mobil berpenampilan berbeda.

Dilaporkan Paul Tan, Omoda X diperkenalkan dalam acara Omoda X Night di Wuhu, China, sebagai bagian dari rangkaian Chery International User Summit 2026. Model ini dikembangkan dari konsep T1QC yang sebelumnya diperlihatkan dalam rangkaian Auto China 2026 di Beijing pada April lalu.

Meski sudah diperkenalkan, rincian teknis dan kepastian produksi massalnya belum diungkap secara lengkap. Karena itu, sejumlah informasi mengenai baterai dan sistem penggeraknya masih perlu diperlakukan sebagai bocoran, bukan spesifikasi final.

Desain Omoda X Gabungkan Gaya Sport dan Off-Road

Omoda X mengusung bahasa desain Crossvolution, yang memadukan karakter kendaraan perkotaan dengan nuansa eksplorasi luar ruang. Pendekatan tersebut terlihat dari perpaduan garis bodi menyerupai mobil sport dengan elemen khas kendaraan yang dirancang untuk menghadapi medan lebih beragam.

Bagian eksterior menampilkan lekukan geometris tajam, garis bodi tegas, siluet atap dinamis, serta fender roda berukuran besar. Desain lampu siang atau daytime running lights (DRL) di bagian depan dibuat bergerigi, sedangkan lampu belakang LED menggunakan grafis yang menyerupai kilat.

Menurut laporan Paul Tan, Omoda X memiliki panjang 4.654 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.702 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.700 mm, sama dengan Omoda 4, meskipun dimensi bodinya lebih besar.

Model ini juga dilaporkan mempunyai ground clearance 200 mm, kemampuan melintasi genangan air hingga kedalaman 700 mm, serta kapasitas penarik atau towing capacity 1.800 kg. Angka-angka tersebut memberi gambaran mengenai arah pengembangan Omoda X yang tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga menonjolkan utilitas kendaraan.

Meski demikian, kemampuan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh varian Omoda X akan memiliki kemampuan off-road yang sama. Konfigurasi penggerak roda, sistem suspensi, dan spesifikasi teknis lain masih perlu menunggu pengumuman resmi.

Kabin Futuristis dengan Konsep Mecha Starship

Nuansa futuristis berlanjut ke bagian interior melalui konsep Mecha Starship Cockpit. Tata letak dasbor menggunakan desain dual-wing yang memberikan kesan simetris bagi pengemudi dan penumpang depan.

Laporan Paul Tan menyebut kabin Omoda X menampilkan konsol tengah berbentuk X berukuran besar, deretan sakelar fisik, serta sebuah kenop pengendali di bagian tengah. Mobil yang diperlihatkan juga memiliki panel instrumen digital berukuran 10,25 inci dan layar sentuh tengah horizontal 13,2 inci.

Fitur lain yang dilaporkan mencakup sistem pencitraan termal untuk membantu pengenalan objek pada malam hari, dengan jangkauan pengenalan yang disebut mencapai 90 meter. Terdapat pula fitur Open Mic karaoke yang dirancang untuk menangkap suara penumpang tanpa mikrofon tambahan.

Fitur-fitur tersebut memperlihatkan bahwa Omoda X tidak hanya menonjolkan desain eksterior. Kabin juga diarahkan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang menggabungkan teknologi, hiburan, dan tampilan futuristis.

Bocoran Baterai dan Pilihan Penggerak Omoda X

Omoda X direncanakan hadir dengan tiga jenis sistem penggerak. BEV merupakan kendaraan listrik berbasis baterai yang sepenuhnya mengandalkan motor listrik, sedangkan PHEV menggabungkan mesin pembakaran dengan motor listrik dan baterai yang dapat diisi dari sumber listrik eksternal.

Adapun HEV mengombinasikan mesin pembakaran dan motor listrik, tetapi tidak menggunakan mekanisme pengisian daya eksternal seperti PHEV. Pada jenis ini, baterai umumnya memperoleh energi melalui mesin dan sistem pemulihan energi ketika kendaraan melambat.

Laporan Paul Tan menyebut baterai 74 kWh diperkirakan tersedia untuk versi BEV, sementara varian PHEV disebut berpotensi memakai baterai 20 kWh. Namun, kapasitas tersebut belum diumumkan sebagai spesifikasi final Omoda X.

Untuk sistem PHEV, salah satu kemungkinan yang dibahas dalam laporan adalah teknologi Super Hybrid System-Plug-in Hybrid (SHS-P) yang digunakan pada Jaecoo J7 PHEV. Sistem tersebut memadukan mesin bensin turbo 1,5 liter bertenaga 143 PS dan torsi 215 Nm dengan motor listrik bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm.

Pada Jaecoo J7 PHEV, sistem itu menggunakan transmisi hybrid khusus satu percepatan serta baterai LFP 18,3 kWh. Tenaga gabungannya mencapai 279 PS dengan torsi 365 Nm. Angka-angka tersebut merupakan spesifikasi Jaecoo J7 PHEV, bukan spesifikasi resmi Omoda X.

Untuk HEV, grup Chery juga memiliki pilihan teknologi yang menggunakan mesin turbo 1,5 liter dengan tenaga 224 PS dan torsi 295 Nm. Alternatif lainnya adalah mesin 1,5 liter tanpa turbo atau naturally aspirated dengan tenaga 96 PS dan torsi 120 Nm, yang dipadukan dengan transmisi DHT dan dua motor listrik. Sistem terakhir menghasilkan tenaga gabungan 204 PS serta torsi 310 Nm.

Kedua sistem tersebut baru menjadi gambaran teknologi yang tersedia di lingkungan produk Chery. Belum ada kepastian mengenai konfigurasi mana yang akan digunakan pada Omoda X, termasuk apakah setiap varian akan tersedia dengan penggerak roda depan atau semua roda.

Dengan demikian, daya tarik Omoda X saat ini terletak pada desain crossover bergaya off-road, kabin futuristis, dan rencana pilihan elektrifikasi yang beragam. Informasi mengenai kapasitas baterai, performa, jarak tempuh, harga, dan jadwal penjualan masih perlu menunggu pengumuman

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online