Apple Batasi Pembelian iPhone Duo, Calo Dibidik?

Jumali
Jumali Rabu, 21 Oktober 2026 22:37 WIB
Apple Batasi Pembelian iPhone Duo, Calo Dibidik?

Jajaran gadget baru Apple mulai dari iPhone 18 Pro hingga Apple Duo./Istimewa-Apple Inc\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Calon pembeli iPhone Duo perlu memperhatikan aturan baru Apple yang membatasi pembelian maksimal dua unit per pelanggan di sejumlah negara. Kebijakan ini muncul ketika peminat ponsel lipat pertama Apple membludak, sementara sebagian pesanan harus menunggu hingga Januari 2027.

Pembatasan tersebut diduga menjadi salah satu cara Apple menekan praktik percaloan atau penjualan kembali dengan harga lebih tinggi. Praktik ini merugikan calon pembeli yang kesulitan memperoleh perangkat melalui toko resmi dan tidak ingin membayar harga jauh di atas harga ritel.

Dikutip dari laporan teknologi yang terbit pada 20 Oktober 2026, pemberitahuan batas pembelian muncul ketika pengguna mencoba memasukkan lebih dari dua unit iPhone Duo ke keranjang belanja di toko daring Apple. Pengujian yang dilaporkan Engadget mencakup Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Spanyol.

Meski demikian, belum ada kepastian bahwa aturan tersebut berlaku seragam di seluruh negara. Informasi mengenai pembatasan pembelian perlu dibedakan berdasarkan pasar dan ketentuan yang ditampilkan pada toko resmi masing-masing wilayah.

Pesanan iPhone Duo Membludak, Pengiriman Mundur

Tingginya permintaan terlihat sejak Apple membuka pemesanan awal iPhone Duo pada 16 Oktober 2026. Dalam waktu singkat, perkiraan pengiriman sejumlah konfigurasi bergeser hingga tahun berikutnya.

Kondisi tersebut membuat calon pembeli harus mempertimbangkan waktu tunggu jika ingin mendapatkan perangkat langsung dari Apple. Sebagian perkiraan pengiriman dilaporkan mencapai Januari 2027, meskipun jadwal dapat berubah mengikuti ketersediaan stok dan pemenuhan pesanan.

Di tengah situasi itu, pasar penjualan kembali menawarkan iPhone Duo dengan harga tinggi. MacRumors melaporkan sebuah unit dengan penyimpanan 2 TB berwarna Night Sky terjual di eBay dengan harga hampir US$5.000 pada hari pembukaan pemesanan.

Angka tersebut merupakan transaksi yang dilaporkan untuk konfigurasi tertentu, bukan harga resmi Apple maupun harga rata-rata seluruh transaksi. Harga jual kembali juga bisa berbeda berdasarkan kapasitas penyimpanan, kondisi barang, dan waktu penawaran.

Praktik percaloan biasanya memanfaatkan kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan barang. Produk yang sulit diperoleh dibeli lebih awal, kemudian ditawarkan kembali dengan harga lebih tinggi kepada konsumen yang tidak ingin menunggu.

Pembatasan Dua Unit Belum Tentu Menghentikan Calo

Pembatasan jumlah pembelian dapat mengurangi banyaknya perangkat yang dipesan melalui satu pelanggan atau satu transaksi. Namun, kebijakan itu belum tentu cukup untuk menghentikan penjualan kembali secara menyeluruh.

Pihak yang melakukan pembelian untuk dijual kembali berpotensi mencoba menggunakan beberapa akun, alamat email, atau metode pembayaran. Keberhasilan upaya tersebut bergantung pada cara toko mengidentifikasi transaksi dan menghubungkan pesanan yang diduga berasal dari pembeli yang sama.

Karena itu, efektivitas pembatasan tidak hanya ditentukan oleh angka maksimal dua unit. Sistem pendeteksian transaksi mencurigakan dan ketersediaan stok di jalur resmi juga berpengaruh terhadap peluang konsumen memperoleh perangkat dengan harga normal.

Apple sebelumnya pernah menerapkan pembatasan pembelian pada produk tertentu di sejumlah pasar. Namun, aturan yang berlaku untuk produk dan negara berbeda tidak bisa langsung dianggap sama dengan kebijakan terbaru untuk iPhone Duo.

Apa Artinya bagi Calon Pembeli?

Bagi konsumen yang ingin membeli iPhone Duo, langkah paling aman adalah memeriksa ketersediaan dan estimasi pengiriman melalui toko resmi Apple atau penjual resmi di negara masing-masing. Jadwal pengiriman dapat berubah, sehingga perkiraan yang terlihat saat pemesanan perlu diperiksa kembali.

Pembeli juga sebaiknya berhati-hati terhadap penawaran di pasar sekunder dengan harga jauh di atas harga ritel. Selain selisih harga, konsumen perlu memeriksa status pesanan, bukti transaksi, ketentuan garansi, dan reputasi penjual sebelum memutuskan membeli.

Pembatasan dua unit per pelanggan menunjukkan bahwa tingginya permintaan iPhone Duo menjadi tantangan bagi distribusi perangkat. Namun, kebijakan tersebut belum menjamin stok akan segera tersedia atau harga jual kembali akan turun.

Selama pasokan belum mampu memenuhi permintaan, calon pembeli perlu menimbang apakah perangkat harus diperoleh segera atau lebih baik menunggu ketersediaan di jalur resmi. Keputusan itu dapat membantu konsumen menghindari pembayaran berlebihan hanya demi mendapatkan ponsel lebih cepat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online