Aston Villa Kalahkan Man City 2-1, Nicolas Jackson Borong Gol
Aston Villa mengalahkan Manchester City 2-1 di Villa Park. Nicolas Jackson mencetak dua gol dan memberi Man City kekalahan pertama musim ini.
Aplikasi musik. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna layanan streaming musik Deezer nantinya dapat memilih untuk menyembunyikan lagu-lagu yang sepenuhnya dihasilkan kecerdasan buatan atau AI. Fitur ini disiapkan bagi pendengar yang ingin lebih leluasa menikmati musik karya manusia tanpa rekomendasi lagu AI.
Melalui fitur berupa tombol pengaturan yang dapat diaktifkan atau dinonaktifkan, Deezer akan menyaring lagu, album, dan artis terkait yang terdeteksi sepenuhnya dibuat menggunakan AI dari hasil pencarian. Fitur tersebut dijadwalkan tersedia secara global sebelum akhir 2026.
Mengutip pengumuman resmi Deezer pada 13 Oktober 2026, langkah ini merupakan pengembangan dari sistem deteksi musik AI yang telah diterapkan perusahaan sejak awal 2025. Sebelumnya, lagu yang teridentifikasi dibuat sepenuhnya oleh AI sudah dikecualikan dari rekomendasi algoritma dan daftar putar editorial.
Fitur baru ini memberi pengguna kendali lebih besar atas pengalaman mendengarkan musik. Ketika filter diaktifkan, lagu dan album yang terdeteksi sepenuhnya dihasilkan AI, termasuk artis terkait, tidak akan ditampilkan dalam hasil pencarian.
Sebaliknya, pengguna yang ingin mendengarkan musik buatan AI tetap dapat mengaksesnya dengan menonaktifkan filter. Dengan demikian, Deezer tidak menghapus pilihan musik AI bagi seluruh pengguna, tetapi menyediakan opsi berdasarkan preferensi masing-masing.
CEO Deezer, Alexis Lanternier, mengatakan perusahaan menerima permintaan dari pengguna yang ingin memiliki pilihan untuk menyaring musik AI.
"Kami telah melihat permintaan pengguna yang jelas untuk kemampuan menyaring musik yang dihasilkan AI, dan sekarang kami memberi semua orang pilihan untuk menghapus konten ini sepenuhnya dari pengalaman streaming mereka di Deezer, dan hanya fokus pada kreator dan karya manusia, jika mereka menginginkannya," kata Lanternier, dikutip dari TechCrunch.
Meski demikian, sistem ini berfokus pada musik yang sepenuhnya dihasilkan AI. Lagu yang dibuat manusia dengan bantuan sebagian perangkat AI tidak otomatis termasuk dalam kategori yang disaring.
Besarnya jumlah musik buatan AI menjadi salah satu alasan Deezer mengembangkan sistem tersebut. Perusahaan menyatakan telah mendeteksi dan mengecualikan lebih dari 42 juta lagu AI dari rekomendasi algoritma dan editorial sejak Januari 2025 hingga Agustus 2026.
Deezer juga telah memberi label pada lebih dari 14 juta album yang terdeteksi mengandung musik buatan AI. Sistem deteksi ini dirancang untuk membantu meningkatkan transparansi bagi pendengar sekaligus membatasi penyalahgunaan layanan streaming.
Dalam laporan yang diumumkan pada Juli 2026, Deezer menyebut menerima hampir 90.000 lagu yang sepenuhnya dihasilkan AI setiap hari. Pada periode puncak Juni 2026, jumlah tersebut melebihi separuh dari total unggahan musik baru harian di platform.
Namun, tingginya jumlah unggahan tidak serta-merta berarti musik AI mendominasi aktivitas mendengarkan. Menurut data Deezer, lagu yang sepenuhnya dibuat AI hanya menyumbang sekitar 1–3 persen dari total pemutaran di platform tersebut.
Selain memberi pilihan kepada pendengar, Deezer menyatakan upaya mendeteksi musik AI juga berkaitan dengan pencegahan penipuan streaming. Praktik tersebut dapat melibatkan pemutaran yang dimanipulasi untuk menghasilkan pendapatan royalti secara tidak semestinya.
Perusahaan menyebut hingga 85 persen pemutaran pada lagu yang sepenuhnya dihasilkan AI teridentifikasi sebagai aktivitas curang pada 2025. Deezer menyatakan pemutaran yang terbukti dimanipulasi tidak dimasukkan dalam pembayaran royalti.
Meski begitu, musik yang dibuat menggunakan AI tidak otomatis berarti melakukan penipuan. Sistem penyaringan ini ditujukan untuk mengidentifikasi karya yang sepenuhnya dihasilkan AI, sedangkan penanganan manipulasi streaming berkaitan dengan perilaku pemutaran yang terdeteksi curang.
Dengan fitur baru tersebut, Deezer berupaya memberikan lebih banyak pilihan kepada pengguna di tengah meningkatnya jumlah musik buatan AI. Pendengar dapat menentukan sendiri apakah ingin menjelajahi seluruh katalog musik atau membatasi hasil pencarian pada karya yang tidak terdeteksi sepenuhnya dibuat AI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aston Villa mengalahkan Manchester City 2-1 di Villa Park. Nicolas Jackson mencetak dua gol dan memberi Man City kekalahan pertama musim ini.
Veda Ega Pratama kecewa setelah Moto3 Australia 2026 dibatalkan akibat cuaca buruk. Ia kini mengalihkan fokus ke GP Malaysia.
SUV hybrid ini juga dibekali fitur penyuplai listrik untuk perangkat eksternal dan diklaim berpotensi menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dengan satu tang
Petani Gunungkidul mulai mengolah lahan dan menyiapkan benih serta pupuk sambil menunggu musim hujan yang diperkirakan tiba pada Desember 2026.
Deezer menyiapkan fitur untuk menyaring lagu yang sepenuhnya dibuat AI. Perusahaan telah mendeteksi lebih dari 42 juta lagu AI.
Malaysia menyita 5.801 mainan squishy tanpa tanda keselamatan. Simak lima tips bagi orang tua untuk memilih mainan yang lebih aman.