Omoda C7 HEV Punya Baterai 5 kWh, Jarak Tempuh Diklaim Tembus 1.000 Km

Jumali
Jumali Senin, 26 Oktober 2026 13:47 WIB
Omoda C7 HEV Punya Baterai 5 kWh, Jarak Tempuh Diklaim Tembus 1.000 Km

Omoda C7 HEV/PaulTan

Harianjogja.com, JOGJA—Chery memperkenalkan teknologi baru pada Omoda C7 HEV yang mengusung baterai berkapasitas 5 kWh. SUV hybrid ini juga dibekali fitur penyuplai listrik untuk perangkat eksternal dan diklaim berpotensi menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dengan satu tangki bahan bakar.

Model yang dikenal sebagai Omoda 7 di sejumlah pasar tersebut diperkenalkan dalam ajang Chery International User Summit 2026 di Wuhu, Tiongkok. Mengutip laporan Paul Tan pada 23 Oktober 2026, Omoda C7 HEV akan menggunakan sistem penggerak Super Hybrid System-Hybrid (SHS-H).

Baterai 5 kWh menjadi salah satu pembeda utama model ini. Kapasitas tersebut lebih besar dibandingkan baterai 1,83 kWh yang digunakan pada Jaecoo J5 HEV dan J7 HEV.

Meski demikian, Chery belum mengungkapkan secara terperinci komposisi baterai maupun kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik saja. Klaim jarak tempuh hingga sekitar 1.100 km juga masih berupa perkiraan, bukan hasil pengujian resmi khusus Omoda C7 HEV.

Baterai 5 kWh dan Fitur V2L

Selain menawarkan kapasitas baterai lebih besar, Omoda C7 HEV dilengkapi teknologi Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya hingga 2,2 kW. Fitur ini memungkinkan kendaraan menyuplai listrik untuk perangkat eksternal yang kompatibel, misalnya peralatan elektronik saat beraktivitas di luar ruangan.

Chery juga menghadirkan Super Quiet Mode untuk meningkatkan kesenyapan kabin ketika mesin dinyalakan, saat akselerasi awal, hingga ketika kendaraan melaju. Fitur tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih senyap menyerupai mobil listrik.

Untuk jarak tempuh, Paul Tan memperkirakan Omoda C7 HEV dapat melampaui 1.000 km dalam sekali pengisian bahan bakar dan berpotensi mendekati 1.100 km jika dikendarai secara efisien. Angka itu mengacu pada perkiraan berdasarkan teknologi hybrid yang digunakan, sehingga belum dapat diperlakukan sebagai angka konsumsi atau jarak tempuh resmi.

Spesifikasi Mesin dan Motor Listrik Omoda C7 HEV

Sistem SHS-H pada Omoda C7 HEV diperkirakan menggunakan mesin bensin turbo 1,5 liter empat silinder dengan siklus Atkinson. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 143 PS dan torsi 215 Nm.

Mesin dipadukan dengan motor listrik bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm, serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) satu percepatan. Output gabungan sistem penggerak tersebut mencapai 224 PS dengan torsi maksimum 295 Nm.

Kombinasi mesin bensin dan motor listrik memungkinkan sistem hybrid mengatur penggunaan tenaga sesuai kondisi berkendara. Namun, rincian lebih lanjut mengenai efisiensi bahan bakar dan jarak tempuh dalam mode listrik murni masih menunggu pengumuman berikutnya.

Omoda C7 Juga Tersedia dalam Versi Bensin dan PHEV

Sebelum varian HEV hadir di pasar yang dituju, Omoda C7 juga disiapkan dalam pilihan mesin bensin konvensional dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Versi bensin menggunakan mesin turbo 1,6 liter empat silinder dengan tenaga 197 PS dan torsi 290 Nm. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi kopling ganda basah tujuh percepatan.

Sementara itu, Omoda C7 PHEV menggabungkan mesin turbo 1,5 liter yang menghasilkan 156 PS dan torsi 220 Nm dengan motor listrik bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Tenaga gabungannya mencapai 360 PS dengan torsi maksimum 530 Nm.

Varian PHEV menggunakan baterai Blade lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 18,3 kWh dari BYD. Berdasarkan spesifikasi yang dilaporkan, baterai tersebut memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 95 km dalam mode listrik murni.

Berbeda dengan HEV, kendaraan PHEV dapat mengisi daya baterainya dari sumber listrik eksternal. Sementara itu, HEV konvensional mengandalkan sistem kendaraan untuk mengisi baterai tanpa pengisian daya eksternal seperti pada PHEV.

Kapan Omoda C7 HEV Dipasarkan?

Menurut laporan Paul Tan, Omoda C7 HEV direncanakan masuk pasar Malaysia pada 2027, dengan kemungkinan peluncuran lebih lanjut hingga 2028. Informasi tersebut merujuk pada rencana pasar Malaysia dan belum menjadi konfirmasi jadwal pemasaran di Indonesia.

Kehadiran varian hybrid ini menambah pilihan sistem penggerak dalam keluarga Omoda C7. Dengan baterai berkapasitas besar, fitur V2L, dan mode berkendara senyap, model tersebut memperlihatkan upaya Chery mengembangkan teknologi hybrid yang menawarkan kombinasi efisiensi dan kepraktisan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online