Cari Motor Bekas di Bawah Rp5 Juta? Ini Pilihannya

Jumali
Jumali Kamis, 29 Oktober 2026 21:17 WIB
Cari Motor Bekas di Bawah Rp5 Juta? Ini Pilihannya

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari dengan bujet terbatas masih bisa mempertimbangkan motor bekas merek Jepang. Sejumlah model Yamaha, Suzuki, dan Honda ditawarkan dengan harga maksimal Rp5 juta di pasar motor bekas per Oktober 2026.

Berdasarkan data iklan aktif di marketplace online yang dihimpun pada 21 Oktober 2026, terdapat delapan model yang bisa menjadi pilihan. Motor-motor tersebut berasal dari tahun produksi 2001 hingga 2015, dengan harga tengah berkisar Rp3,5 juta sampai Rp4,7 juta.

Pilihan yang tersedia mencakup motor bebek dan skuter matik. Namun, calon pembeli perlu memperhatikan tahun produksi, kondisi kendaraan, kelengkapan surat, serta biaya perawatan sebelum menentukan pilihan.

Daftar Motor Bekas Maksimal Rp5 Juta

1. Yamaha Vega

Yamaha Vega produksi 2009–2012 ditawarkan dengan harga sekitar Rp3,1 juta hingga Rp4,8 juta. Harga tengah model ini berada di angka Rp3,5 juta.

Motor bebek ini dapat dipertimbangkan bagi calon pembeli yang mencari kendaraan dengan harga relatif terjangkau.

2. Suzuki Smash

Suzuki Smash produksi 2003–2008 dijual dengan kisaran harga Rp2 juta hingga Rp5 juta. Untuk unit tahun 2003–2005, harga penawaran bahkan mulai Rp1,8 juta.

Harga tengah Suzuki Smash berada di angka Rp3,15 juta, sehingga model ini termasuk salah satu pilihan dengan harga penawaran terendah dalam daftar.

3. Yamaha Jupiter Z/MX

Yamaha Jupiter Z/MX produksi 2005–2007 memiliki harga tengah sekitar Rp3,7 juta. Sementara itu, unit produksi 2011–2014 ditawarkan dengan harga sekitar Rp4,5 juta.

Perbedaan tahun produksi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika membandingkan harga unit di pasaran.

4. Yamaha Mio

Bagi yang menginginkan skuter matik, Yamaha Mio juga masuk dalam daftar motor bekas dengan bujet maksimal Rp5 juta.

Unit produksi 2004–2008 memiliki harga tengah sekitar Rp4 juta. Adapun model tahun 2010–2012 berada di angka Rp4,6 juta, sedangkan produksi 2013–2014 memiliki harga tengah sekitar Rp4,65 juta.

5. Yamaha Xeon

Yamaha Xeon produksi 2010–2013 ditawarkan dengan harga Rp3,6 juta hingga Rp4,9 juta. Harga tengahnya berada di angka Rp4,5 juta.

Calon pembeli dapat membandingkan kondisi kendaraan dan kelengkapan dokumen untuk menilai apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi unit.

6. Suzuki Shogun

Suzuki Shogun produksi 2001–2004 memiliki harga tengah sekitar Rp3,4 juta. Sementara itu, unit tahun 2005–2009 mencapai harga tengah Rp4,75 juta.

Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa tahun produksi dapat memengaruhi harga penawaran di pasar motor bekas.

7. Suzuki Satria FU

Suzuki Satria FU juga tersedia dalam rentang harga maksimal Rp5 juta. Unit produksi 2006–2009 ditawarkan dengan harga tengah sekitar Rp4,25 juta.

Untuk produksi 2010–2012, harga tengahnya mencapai Rp4,7 juta. Adapun unit tahun 2013–2015 berada di kisaran Rp4,5 juta hingga Rp5 juta.

8. Honda Vario 110

Dari merek Honda, Vario 110 bekas dapat menjadi alternatif bagi pencari skuter matik. Unit produksi 2006–2009 memiliki harga tengah sekitar Rp4,6 juta.

Sementara itu, model tahun 2010–2013 ditawarkan dengan harga tengah Rp4,5 juta.

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Membeli Motor Bekas

Perlu diingat, seluruh angka tersebut merupakan harga penawaran penjual, bukan nilai transaksi akhir. Harga yang disepakati bisa berbeda, bergantung pada kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen, status pajak, dan lokasi penjual.

Sebelum membayar, calon pembeli sebaiknya memeriksa nomor rangka dan nomor mesin, kemudian mencocokkannya dengan data pada STNK dan BPKB. Status pajak kendaraan juga perlu dipastikan agar tidak menimbulkan biaya tambahan setelah pembelian.

Pemeriksaan kondisi mesin tidak kalah penting. Lakukan uji jalan untuk mengecek suara mesin, asap knalpot, respons tarikan gas, perpindahan gigi, serta fungsi rem. Periksa pula kondisi rangka, pelek, bodi, lampu, dan starter.

Selain harga pembelian, siapkan dana cadangan untuk servis awal dan kemungkinan penggantian komponen, seperti ban atau aki. Biaya balik nama juga perlu diperhitungkan agar total pengeluaran tidak melampaui anggaran yang tersedia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online