KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/15/nokia-ingin-luncurkan-tablet-406576/nokiadalem-370x243" rel="attachment wp-att-406578">http://images.harianjogja.com/2013/05/nokiadalem-370x243-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" />
LONDON-Usai peluncuran Lumia 925, di London, Selasa (14/5), Wakil Eksekutif Nokia, Jo Harlow menyatakan pihaknya tetap tertarik untuk mengembangkan sebuah tablet. Bahkan direncanakan dalam waktu dekat, produsen ponsel asal Finlandia itu dikabarkan merilis tablet.
"Kami sangat tertarik pada tablet dan saat ini kami ingin mengembangkannya," Jo Harlow, seperti dikutip, Cnet, Rabu (15/5/2013).
Disinggung mengenai waktu peluncuran tablet, Jo Harlow mengaku belum bisa memastikan. Menurutnya, kini tablet Nokia tengah dikembangkan, dan belum siap untuk secara resmi diluncurkan. "Saya belum ada kabar untuk itu," tandasnya.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Nokia bahkan sangat menggebu-gebu untuk mengembangkan tablet. Hal ini diperkuat dengan kerja sama antara Nokia dan Microsoft sangatlah baik. Ada kemungkinan tablet Nokia akan menggunakan sistem operasi Windows 8 atau Windows RT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.