Komponen Ini Mudah Rusak di Motor Matic
Sepeda motor terbaru Honda berjenis scooter matic All New Honda Beat dipamerkan kala digelar launching di Alun-Alun Kidul Solo, Sabtu (17/1/2015). Terdapat dua varian All New Honda Beat yang diluncurkan Astra Honda Motor pada awal 2015 ini, yakni Honda Beat eSP (sport) dan Honda Beat Pop eSP (stylish). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Komponen motor berupa drive belt, ban, rem dan kopling mudah rusak di motor matic.
Harianjogja.com, JAKARTA -- Banyak model skutik yang menajdi incaran para bikers. Mulai dari yang retro sampai yang sporty sekalipun.
Mengendarai motor matik juga banyak keuntungannya. Selain pengoperasiannya yang mudah, motor ini juga mengusung desain terkini sehingga apik secara estetika.
Namun, para bikers skutik juga harus mengetahui bahwa ada empat komponen motor matik yang rawan mengalami kerusakan. Apa saja?
1. Drive belt
Pertama adalah drive belt. Sabuk berbahan karet ini berfungsi menyalurkan putaran mesin ke roda. Cara kerjanya mirip dengan rantai, tetapi letaknya tertutup. Untuk itu, biasakan ganti drive belt sesuai anjuran pabrik.
2. Ban
Kedua adalah ban. Diameter ban skutik lebih kecil dibanding motor bebek atau sport. Oleh sebab itu, ban berputar lebih banyak, sehingga lebih cepat aus.
3. Rem
Komponen ketiga yatu rem. Karena transmisi yang digunakan berjenis otomatis, maka pengendara benar-benar mengandalkan rem untuk mengurangi laju motor. Sehingga menjadikan kampas rem lebih cepat tipis.
4. Kopling
Dan komponen terakhir adalah kopling. Meskipun mengaplikasikan transmisi otomatis, motor matik juga memakai kopling sebagai penyalur tenaga mesin. Perbedaan dengan motor lain, kopling skutik terdiri dari beberapa komponen, di antaranya mangkuk kopling, roller dan per.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share