5 Kerusakan Mobil Akibat Menghantam Lubang, Waspadai Kaki-Kaki
Mobil bergoyang atau setir bergetar setelah menghantam lubang? Kenali lima komponen yang berisiko rusak dan tanda kaki-kaki bermasalah.
Honda Odyssey Hybrid (Indianautosblog)
Mobil baru Honda Odyssey versi hybrid dipastikanhadir di Jepang, Februari mendatang.
Harianjogja.com, TOKYO — Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dikabarkan segera meluncurkan Odyssey versi hybrid, Februari mendatang di Jepang.
Laman Indianautosblog, Selasa (19/1/2016) menyebutkan, MPV ramah lingkungan ini akan dilengkapi dengan Sport Hybrid, fitur i-MMD (Intelligent Multi-Mode Drive), dan Earth Dreams Teknologi.
Sementara untuk mesin, Honda mencangkokkan mesin 2.400 cc K24W i-VTEC 4-silinder dengan pilihan output tenaga, mulai dari 173 daya kuda (dk) hingga 182 dk. MPV premium ini diklaim lebih efisien dalam pembakaran bahan bakar, mencapai 26 kilometer per liter.
Dari segi tampilan, MPV ini lebih sporty. Grill dengan list besar, lampu dengan desain sipit dan pelek palang. Namun sisi mewahnya pun masih di dapat jika melihat lampu belakang yang memanjang hingga ke samping.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil bergoyang atau setir bergetar setelah menghantam lubang? Kenali lima komponen yang berisiko rusak dan tanda kaki-kaki bermasalah.
Polda DIY menyatakan 34 orang yang mendapat perlindungan saat kericuhan di Gedung DPRD DIY telah dipulangkan dan dijemput keluarga.
Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pelaku perusakan saat demonstrasi di Jogja diproses hukum dan mengingatkan massa tidak melakukan kekerasan.
DPRD Bantul meminta KDMP mengembangkan produk unggulan sesuai potensi kalurahan agar tak sekadar menjadi toko dan mampu menggerakkan ekonomi warga.
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Finlandia menghentikan sementara pekerjaan proyek pusat data Google di Muhos dan Kajaani setelah muncul dugaan pembukaan hutan tanpa penilaian dampak lingkungan