Perkuat Ekonomi, Bank Syariah Indonesia Gandeng MUI dan PBNU
Bank Syariah Indonesia meneken nota kesepahaman dengan MUI dan PBNU dalam rangka memperkuat ekonomi syariah.
Logo Facebook dalam bentuk 3 dimensi./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Facebook Inc menyebutkan mereka akan menghapus fitur Trending Topics yang mengumpulkan berita populer dari jejaring sosialnya, yang bertujuan untuk memastikan pengguna melihat berita dari sumber yang dapat dipercaya dan berkualitas.
Seperti dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Reuters, Sabtu (2/6/2018), langkah ini efektif pada pekan depan, pada saat jaringan sosial terbesar dunia memerangi penyebaran berita palsu di platformnya, yang di beberapa tempat menjadi pusat distribusi berita.
Fitur Trending Topics menyumbang kurang dari 1,5% klik rata-rata ke penerbit berita, kata Facebook dalam posting blog. Mereka menambahkan perusahaan sedang menguji cara untuk menampilkan berita termasuk label breaking news dan today in, bagian khusus untuk berita lokal.
Facebook dalam beberapa tahun terakhir membuat perubahan pada fitur Trending topics untuk menghindari bias ideologis atau politik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Bank Syariah Indonesia meneken nota kesepahaman dengan MUI dan PBNU dalam rangka memperkuat ekonomi syariah.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.