14 Tentara Tewas Saat Latihan, Presiden Kazakhstan Copot Menteri Pertahanan
Menhan Kazakhstan Dauren Kosanov dicopot setelah 14 personel militer tewas terseret arus saat latihan di Laut Kaspia.
Logo Google terlihat di luar kantor perusahaan teknologi tersebut di Beijing, China, Rabu (8/8)./Reuters-Thomas Peter
Harianjogja.com, JAKARTA—Google menyatakan tidak ada Pixel Watch tahun ini. Pernyataan itu sekaligus membantah rumor jam tangan pintar tersebut akan diluncurkan bersamaan dengan Pixel 3 dan Pixel 3 XL pada Oktober mendatang.
Direktur Teknis untuk Wear OS, Miles Barr, menyatakan mereka akan fokus mengembangkan Wear OS serta kemitraan dalam perangkat wearable, seperti dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari GSM Arena, Minggu (2/8/2018).
Mereka belum tertarik mengembangkan wearable karena beranggapan belum ada jam tangan pintar yang komplit dan dapat dipakai semua orang. Wear OS digunakan di berbagai jenis perangkat, mulai dari perangkat kebugaran, kegiatan luar ruang hingga yang menonjolkan rancangan.
Jika Google masuk ke industri tersebut, diperkirakan mereka akan fokus pada Google Assistant, seperti dikatakan Barr "mengintegrasikan kecerdasan buatan dan machine learning ke perangkat, yang merupakan kekuatan Google".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Menhan Kazakhstan Dauren Kosanov dicopot setelah 14 personel militer tewas terseret arus saat latihan di Laut Kaspia.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.