Ford Digugat Konsumen AS, Diminta Kembalikan Biaya Tarif Impor Trump
Ford menghadapi gugatan class action di AS. Konsumen menuntut pengembalian dana atas biaya tambahan tarif impor yang dibebankan pada Mustang Mach-E.
Karyawan melakukan pengecekan pada salah satu mobile BTS yang berada di jalan tol Merak dalam rangka kerja sama XL Axiata dan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan informasi mudik dalam format digital di Banten, Rabu (6/6/2018)./JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA — Internet kini sudah menjadi bagian hidup manusia yang sulit dipisahkan. OpenSignal mengumumkan fakta mengejutkan tentang kecepatan akses internet mobile di Indonesia. Kecepatan akses di Jawa ternyata kalah cepat dengan wilayah-wilayah lain dengan Sorong sebagai kota dengan akses internet paling ngebut.
Analisis OpenSignal Kevin Fitchard mengungkapkan, berdasarkan 44 kota yang telah diteliti ditemukan bahwa kecepatan internet di Pulau Jawa lebih lambat dibandingkan dengan provinsi lain di luar Jawa. Dia menuturkan, Jawa yang merupakan pusat politik, populasi, dan ekonomi Indonesia masih tampak tertinggal dalam hal kecepatan broadband selulernya.
“Kecepatan unduhan dan unggahan tertinggi berada di pelosok-pelosok Indonesia, di kota-kota yang kita tidak mengira akan menemukan jaringan seluler paling maju,” kata Kevin dalam rilis yang diterima Bisnis, Rabu (8/5/2019).
Dia memaparkan bahwa Sorong di Papua Barat, Gorontalo di Provinsi Gorontalo, dan Ambon di Maluku menjadi tiga wilayah dengan kecepatan unduhan tertinggi dengan keseluruhan rata-rata di atas 11 Mbps. Kemudian dalam hal kecepatan unggahan, Pekanbaru di Sumatra berada di posisi puncak dengan kecepatan rata-rata 5,9 Mbps.
“Adapun untuk menemukan kota di pulau Jawa, kita harus mencari jauh di bawah urutan 10 teratas. Malang dan Bandung berada di urutan 14 dan 15 dalam peringkat kecepatan unduhan,” kata Kevin.
Lebih lanjut, Kevin mengatakan dalam kecepatan unggahan, Yogyakarta sebagai pusat populasi menempati urutan ke-18. Kemudian Jakarta sebagai ibu kota negara dan kota megapolitan berada di urutan lebih rendah.
“Skor pengalaman kecepatan unduhan di Jakarta 7,8 Mbps sekitar 4 Mbps lebih rendah dibandingkan kota-kota di urutan teratas dalam laporan OpenSignal, sementara skor pengalaman kecepatan unggahan 3,5 Mbps berarti selisih lebih dari 2 Mbps dari urutan atas,” kata Kevin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ford menghadapi gugatan class action di AS. Konsumen menuntut pengembalian dana atas biaya tambahan tarif impor yang dibebankan pada Mustang Mach-E.
DPRD Bantul mendorong patroli intensif dan sinergi lintas OPD untuk mengantisipasi klitih serta memperkuat ketertiban masyarakat.
Pengajian kebangsaan Hari Santri Nasional 2026 mengajak santri dan masyarakat memperkuat persatuan, toleransi, serta kerukunan di Jogja.
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Cinema Day digelar 27 Oktober 2026 dengan tiket bioskop reguler maksimal Rp25.000. Simak daftar jaringan peserta dan cara membeli tiketnya.
Empat wakil Indonesia tampil di semifinal French Open 2026. Simak jadwal Rachel/Febi, Ubed, Raymond/Joaquin, dan Leo/Daniel.