Cek Daftar Kalori Kue Kering Lebaran, Mana Paling Tinggi?
Kue kering menjadi menu favorit saat Lebaran. Meski demikian, makanan yang digemari masyarakat Indonesia initinggi kalori.
Pengguna WhatsApp/Reuters-Dado Ruvic
Harianjogja.com, JOGJA – WhatsApp terancam virus mata-mata spyware. Virus ini menyusup dengan sangat mudah, meski hanya melalui panggilan telepon yang tidak terjawab.
Persoalan ini mendapat perhatian dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Mereka mengimbau pemakai Whatsapp di Indonesia segera memperbarui aplikasi tersebut.
Imbauan tersebut disampaikan lewat laman resmi Instagram BSSN, @bssn_ri, Rabu (15/5/2019). Dalam pernyataannya, BSSN meminta pengguna Whatsapp di Indonesia segera memperbarui aplikasi untuk mencegah virus spyware yang merajalela.
“BSSN menyarankan kepada seluruh pengguna Whatsapp segera melakukan pemutakhiran aplikasi ke versi terbaru,” demikian imbauan yang disampaikan BSSN.
BSSN juga mengimbau masyarakat pengguna smartphone memperbarui aplikasi lain yang dipakai. Pemutakhiran itu memuat perbaikan terhadap layanan yang sangat penting.
“Selalu lakukan pemutakhiran terhadap aplikasi-aplikasi lain juga. Karena pada umumnya pemutakhiran memuat perbaikan terhadap isu keamanan yang sangat penting untuk mencegah eksploitasi celah keamanan pada aplikasi yang kita gunakan,” sambung BSSN.
Diberitakan sebelumnya, Whatsapp sedang diserang hacker menggunakan program spyware. Spyware merupakan perangkat lunak yang terpasang pada ponsel maupun komputer tanpa izin pemilik. Perangkat lunak yang tidak terdeteksi ini dapat memonitor aktivitas bahkan mencuri informasi penting dari objek yang diserang.
Spyware di Whatsapp masuk lewat celah keamanan fitur panggilan telepon. Peretas bakal melakukan panggilan telepon melalui Whatsapp kepada target. Meski tidak dijawab, panggilan telepon ini memungkinkan peretas menyisipkan malware yang mampu mengakses, memonitor dan mencuri informasi dari ponsel target.
Guna menghindari risiko tersebut, pastikan Whatsapp yang dipakai merupakan versi terbaru. Adapun versi terbaru Whatsapp untuk Android adalah v2.19.134, IOS v2.19.51, Windows Phone v2.18.348, dan Tizen v2.18.15. Pengguna Whatsapp Business sebaiknya juga segera memperbarui aplikasi dengan versi v2.19.44 untuk Android dan v2.19.51 khusus IOS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Kue kering menjadi menu favorit saat Lebaran. Meski demikian, makanan yang digemari masyarakat Indonesia initinggi kalori.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.