Advertisement

Motorola Rencanakan Gunakan Tato Elektrik dan Pil

Jumali
Jum'at, 31 Mei 2013 - 17:33 WIB
Jumali
Motorola Rencanakan Gunakan Tato Elektrik dan Pil

Advertisement

[caption id="attachment_411852" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/31/identifikasi-pengguna-ponsel-motorola-rencanakan-gunakan-tato-elektrik-dan-pil-411851/motorola-tech-radar-3" rel="attachment wp-att-411852">http://images.harianjogja.com/2013/05/Motorola-Tech-Radar2-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> Motorola/Techradar[/caption]

CALIFORNIA-Pabrikan ponsel asal Amerika Serikat, Motorola merencanakan produk baru akan menggunakan teknologi tato elektrik dan pil untuk mengidentifikasi http://www.telegraph.co.uk/technology/mobile-phones/10090863/Google-Motorolas-tattoos-could-replace-passwords.html">penggunanya.

Advertisement

CEO Motorola Dennis Woodside mengatakan penggunaan teknologi ini bertujuan untuk menghilangkan kebutuhan untuk memasukkan dan menggantikan password telepon yang dekat dengan tubuh penggunanya.

Adapun tato ini telah dikembangkan oleh perusahaan berbasis rekayasa MC10 Massachusetts. Tato tersebut akan berisi fleksibel sirkuit elektronik yang berbentuk stempel karet yang bisa diletakkan pada kulit pengguna ponsel tersebut.

Eksperimen ini sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, produsen ponsel asal Finlandia, Nokia dilaporkan telah mengintegrasikan tato ke ponsel.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute

Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute

News
| Kamis, 26 Maret 2026, 19:37 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement