Advertisement

Suzuki Indonesia Bakal Dipercaya Merakit sang Legendaris Jimny

Newswire
Sabtu, 27 April 2019 - 13:17 WIB
Nina Atmasari
 Suzuki Indonesia Bakal Dipercaya Merakit sang Legendaris Jimny All New Jimny - Suzuki

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA-- Pengalaman dalam membuat model Katana pada 1988 hingga 2005 membuat Suzuki Indonesia dipercaya akan memproduksi model kendaraan legendaris Suzuki Jimny.

"[Jimny] produksi di Indonesia itu tergantung rencana, bisa bulan depan atau satu tahun lagi," kata Managing Officer Suzuki Motor Corporation, Shuji Oishi, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (27/4/2019).

Advertisement

"Indonesia dahulu, karena dahulu Katana di Indonesia, itu alasannya," kata Shuji ketika ditanya apakah model SUV mungil itu juga akan diproduksi di India.

Kendati demikian, Shuji belum bisa memastikan kapan rencana produksi Jimny di Indonesia akan terealiasasi. "Kami masih terus negosiasi," kata dia.

Namun, peluang memproduksi Jimny terbuka lebar karena model itu memakai mesin yang sama dengan Suzuki Ertiga, yang menjadi salah satu andalan penjualan Suzuki di nusantara.

"Mesinnya kan sama dengan Ertiga, New Carry. Jadi sangat terbuka," kata dia.

Suzuki Jepang hanya memiliki kapasitas produksi 75 ribu unit Jimny per tahun guna memenuhi permintaan pasar global. Jika Suzuki Indonesia mampu memproduksi Jimny, maka akan membuka peluang untuk memasarkannya ke pasar ekspor yang tidak ditangani Suzuki Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

News
| Minggu, 05 April 2026, 04:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement