Advertisement
Facebook Hapus Ribuan Akun Propaganda

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Facebook Inc mengklaim telah menghapus 1.800 akun di Thailand, Rusia, Ukraina dan Honduras yang menyebarkan propaganda politik.
Facebook menghapus setidaknya 294 akun, 1.509 laman dan 32 grup di empat negara tersebut. Menurut Reuters, perusahaan memiliki daftar kolektif sebanyak 274.000 akun ataupun laman yang dihapus.
Advertisement
Facebook melakukan langkah tersebut secara global setelah pemerintah dan organisasi disejumlah negara menekan perusahaan karena tidak bereaksi secara cepat dalam memberantas konten ekstremisme dan aksi propaganda.
"Kami tidak melihat adanya hubungan di antaranya, tetapi mereka mengunakan akun palsu yang menyesatkan masyarakat," ungkap Kepala Keamanan Siber Facebool Nathaniel Gleicher, Kamis (27/05/2019).
Dia menambahkan Facebook mengambil langkah tersebut berdasarkan perilaku yang menipu, bukan berdasarkan konten yang diunggah.
Menurutnya, akun yang dihapus di Thailand mengunakan identitas palsu untuk mempromosikan narasi negatif soal politik di Thailand, hubungan China dan AS, protes di Hong Kong dan kritik dari aktivis demokrasi di Thailand.
"Kami dapat menemukan bahwa sejumlah kegiatan dari jaringan ini terkait dengan satu individu di Thailand yang terasosiasi dengan New Eastern Outlook, jurnal yang disokong pemerintah Rusia," ujar Gleicher.
Sementara itu, akun dan halaman dari Rusia dan Ukraina yang memuat diskusi serta kritik bagi pemerintah Ukraina mengunakan akun palsu dengan status pemilik sebagai jurnalis dan militer ikut dihapus satu pekan sebelum pemilihan umum di Ukraina.
Berbeda di Honduras, Facebook mengatakan pihaknya menghapus akun palsu yang mengunggah konten positif terkait dengan presiden di negara ini. Setelah penelitian lebih lanjut, akun tersebut terkait dengan seseorang yang menjalankan kegiatan sosial media bagi pemerintah Honduras.
Selama 2019, Facebook telah 36 kali menghapus akun provokatif semacam ini secara global, jumlahnya meningkat dibandingkan 24 kali pada 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
- TikTok Shop segera Buka Kembali, Kementerian BUMN Minta Utamakan Produk UMKM
- Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan Ini: Newcastle vs MU, City vs Spurs
- Hasil Perempat Final India International 2023: Alwi Setop, Dejan/Gloria Lanjut
- Cek Lokasi Layanan Samsat Keliling Karanganyar Sabtu 2 Desember 2023
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Jelang Natal Saatnya Wisata Ziarah ke Goa Maria Tritis di Gunungkidul, Ini Rute dan Sejarahnya
Advertisement
Berita Populer
- Tak Patuhi Aturan Penyaluran BBM Bersubsidi, Pertamina Bakal Beri Sanksi SPBU di Jateng dan DIY
- Per 1 Desember 2023, Akses Penumpang KA Bandara YIA di Stasiun Tugu Pindah ke Sisi Barat
- 883 Ribu Kendaraan Diperkirakan Masuk Jogja di Libur Nataru, Ini Langkah Dishub DIY
- Modus Korupsi Kasir BUKP di Bantul: Tak Setorkan Angsuran Nasabah hingga Membuat Bank dalam Bank
- Berharap Wisata Jogja di Akhir Tahun Tak Terdampak Hirup Pikuk Kampanye
Advertisement
Advertisement