Hindia Bawa Pulang Piala dari Jepang lewat Everything U Are
Musisi Indonesia, Hindia, raih Special Award di Music Awards Japan 2026 lewat lagu Everything U Are.
Kantor Google - ist/techcrunch
Harianjogja.com, JOGJA— Raksasa teknologi Google resmi mengakuisisi perusahaan keamanan siber asal Israel, Wiz, dengan nilai fantastis US$32 miliar atau sekitar Rp532 triliun. Nilai tersebut menjadikannya sebagai akuisisi terbesar sepanjang sejarah Google.
Setelah kesepakatan rampung, Wiz akan bergabung dengan layanan Google Cloud guna memperkuat sistem keamanan multi-cloud yang semakin dibutuhkan perusahaan di era komputasi awan dan kecerdasan buatan.
Wiz dikenal sebagai penyedia platform keamanan yang mampu melindungi infrastruktur cloud berskala besar dari berbagai ancaman siber. Teknologi yang mereka kembangkan membantu perusahaan mendeteksi, mencegah, hingga merespons serangan digital secara lebih cepat.
Menurut sumber yang mengetahui transaksi tersebut, kesepakatan ini terjadi setelah Wiz berhasil melampaui pendapatan tahunan berulang (annual recurring revenue) lebih dari US$1 miliar pada 2025.
Perkuat Keamanan Cloud dan AI
Google menyebut akuisisi Wiz sebagai investasi strategis untuk memperkuat keamanan ekosistem cloud di tengah meningkatnya penggunaan teknologi komputasi awan dan Artificial Intelligence (AI).
"Akuisisi ini merupakan investasi Google Cloud untuk meningkatkan keamanan cloud dan memungkinkan organisasi membangun dengan cepat dan aman di berbagai platform cloud atau AI," demikian pernyataan Google yang dikutip dari TechCrunch, Jumat (13/3/2026).
Langkah tersebut juga dinilai relevan karena banyak perusahaan global kini mengoperasikan sistem digital di berbagai layanan cloud secara bersamaan.
Beberapa platform yang umum digunakan antara lain Amazon Web Services, Microsoft Azure, hingga Oracle Cloud. Dengan menghadirkan Wiz, Google berharap dapat menarik lebih banyak klien korporasi melalui solusi keamanan multi-cloud yang mampu melindungi berbagai sistem sekaligus.
Pengembangan Platform Keamanan Terpadu
Ke depan, Google dan Wiz berencana mengembangkan platform keamanan terpadu yang dapat membantu perusahaan merespons ancaman siber dengan lebih cepat dan efektif.
Kebutuhan akan sistem keamanan yang lebih canggih semakin meningkat seiring maraknya pengembangan perangkat lunak berbasis AI atau praktik yang dikenal sebagai vibe coding. Metode ini memungkinkan pengembangan aplikasi lebih cepat, tetapi juga berpotensi membuka celah keamanan baru serta meningkatkan risiko serangan berbasis prompt.
Wiz sendiri telah memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan kemampuan deteksi dan investigasi ancaman di berbagai lapisan sistem cloud, mulai dari kode sumber, infrastruktur, hingga lingkungan runtime.
Riwayat Negosiasi Akuisisi
Upaya Google untuk mengakuisisi Wiz sebenarnya telah dimulai sejak 2024. Saat itu Google menawarkan nilai sekitar US$23 miliar, namun tawaran tersebut ditolak.
CEO Wiz Assaf Rappaport menilai perusahaannya masih memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar sehingga memilih menunda kesepakatan.
Pembicaraan kemudian kembali dilakukan pada awal 2025. Google akhirnya mengumumkan rencana akuisisi senilai US$32 miliar pada Maret 2025.
Kesepakatan tersebut baru benar-benar rampung setelah memperoleh persetujuan regulator di Amerika Serikat dan Uni Eropa, masing-masing pada November 2025 dan Februari 2026, setelah melalui proses penyelidikan antimonopoli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musisi Indonesia, Hindia, raih Special Award di Music Awards Japan 2026 lewat lagu Everything U Are.
Draf kesepakatan Iran-AS bocor. Selat Hormuz dibuka, sanksi ditangguhkan, aset Iran Rp427 triliun siap dicairkan.
Kenaikan harga BBM non-subsidi mendorong Pemda DIY memperketat penggunaan kendaraan dinas, memperbanyak rapat daring, dan efisiensi operasional.
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Presiden Prabowo Subianto menyambut Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka. Bahas kerja sama ekonomi dan tenaga kerja terampil.
Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas BBM tetap terjaga melalui pengelolaan zat pengotor di kilang untuk menghasilkan BBM standar Euro 4.