40 UMKM Ramaikan Suadesa Festival 2026, Pasar Produk Lokal Makin Luas
Suadesa Festival 2026 menghadirkan 40 UMKM dengan produk kerajinan, makanan dan kuliner untuk memperluas pasar serta menjaring pelanggan baru
Ilustrasi 5G/knowtechie.com
Harianjogja.com, JAKARTA-- Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai pembangunan infrastuktur jaringan 4G di Indonesia saat ini berorientasi menuju implementasi 5G.
"4G pun dibangun dalam konteks 5G ready,\'" kata Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail, saat memberikan sambutan di acara Selular Telco Outlook 2020 di Jakarta, Senin (2/12/2019).
Jaringan 5G saat ini menjadi primadona di industri telekomunikasi dunia, tiap negara berusaha mengadopsi jaringan generasi terbaru tersebut dan melihat peluang pemanfaatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing negara.
Ismail menilai saat ini Indonesia masih menggencarkan pemerataan infrastruktur jaringan 4G, agar dapat dimanfaatkan ketika mengadopsi 5G.
"Sekarang membangun 4G bukan berarti tidak membangun 5G, tapi landasan untuk 5G," kata Ismail.
Jaringan 5G akan menggunakan infrastruktur kabel serat optik, hanya saja Indonesia di kawasan Asia Tenggara tergolong terlambat membangun infrastruktur tersebut sehingga perlu kerja sama yang kuat dari pemerintah, operator seluler dan vendor agar pembangunan infrastruktur tidak terlalu berat dalam membangun 5G.
Infrastruktur kabel serat optik akan menentukan kualitas kekuatan sistem 5G yang dibangun oleh operator agar jaringan yang hadir memiliki kualitas yang baik.
Kominfo tidak mengharapkan jaringan 5G terasa seperti 4G karena masalah infrastruktur.
"Peran regulator sangat penting untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur," kata Ismail.
Kominfo, seperti dikatakan Ismail, akan turun tangan untuk menyiapkan aturan yang jelas agar tidak ada hambatan dalam regulasi untuk membangun 5G.
Poin kedua, menurut Ismail, program universal service obligation (USO), dana yang dihimpun dari operator seluler, dapat menjadi pintu masuk untuk membangun infrastruktur 5G dan dimanfaatkan sebaik-baiknya meski pun tidak begitu besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suadesa Festival 2026 menghadirkan 40 UMKM dengan produk kerajinan, makanan dan kuliner untuk memperluas pasar serta menjaring pelanggan baru
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.