Apple Dikabarkan Tunda iPhone Lipat, Caviar Jual Versi Rp290 Juta
Rumor iPhone lipat Apple 2026 disebut tertunda akibat masalah engsel. Caviar lebih dulu memperkenalkan iPhone Fold edisi mewah.
TikTok Shop/Pixabay
Harianjogja.com, SOLO - TikTok baru saja merilis fitur terbaru mereka, TikTok Shop. Menurut keterangan di laman tiktok.com, TikTok Shop merupakan sebuah wadah bagi para produsen untuk memasarkan produk mereka.
TikTok Shop adalah fitur jual beli online. Pembeli yang ingin membeli suatu barang bisa langsung mencari di TikTok.
Namun berbeda dari Instagram Shopping atau Facebook Shops, pengguna bisa langsung berbelanja melalui TikTok tanpa harus beralih ke aplikasi lain untuk menyelesaikan transaksi pembelian.
Dengan begitu, semua proses termasuk transaksi pembelian, chatting dengan penjual, hingga proses pembayaran dilakukan di dalam aplikasi TikTok.
Tak hanya akun kreator atau yang sudah terverifikasi, pengguna biasa dapat berjualan melalui fitur belanja online tersebut.
Lalu bagaimana cara mendaftarnya bagi penjual?
1. Buka laman https://seller-id.tiktok.com/account/welcome.
2. Daftar dengan cara klik \'Sign Up With TikTok Account\'.
3. Jika sudah memiliki akun, Anda akan diminta untuk login menggunakan berbagai opsi seperti Sign In with Phone, Email, Google, bahkan Line.
4. Setelah berhasil membuat akun, Anda akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran bisnis Anda.
5. Masukkan informasi pribadi beserta informasi bisnis Anda seperti nama toko, alamat toko, jenis bisnis yang dijalani, keterangan produk, dan lainnya.
6. Kemudian isi keterangan terkait registrasi bisnis untuk mendapatkan verifikasi dari TikTok Shop.
7. Setelah itu tungga hingga TikTok memberikan verifikasi akun Anda untuk mulai berjualan.
Melalui fitur TikTok Shop ini, penjual juga dibebaskan untuk mempromosikan produknya dengan cara mengunggah konten video atau melakukan live streaming.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan ormas menyampaikan lima tuntutan dalam Aksi Rakyat Bela Indonesia di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
Bapanas dan Satgas Pangan Polri memperketat pengawasan distribusi beras SPHP dan RPK menyusul temuan pengoplosan serta penjualan kembali dengan harga tinggi.
Pemkot Jogja menyiapkan pembiayaan melalui Jamkesda bagi korban kekerasan saat demonstrasi 28 Oktober 2026 setelah verifikasi Dinsos.
KSPSI AGN-ATUC Gunungkidul mengusulkan UMK 2027 minimal Rp2.659.000 atau naik 7,5%-10% demi menjaga daya beli pekerja.