Advertisement
Apple Bermasalah di India
Rob Janoff dan logo apple bikinannya. - Instagram/@robjanoffstudio
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Regulator kompetisi bisnis India memerintahkan penyelidikan terhadap Apple Inc karena praktik bisnis yang dinilai melanggar aturan tentang antimonopoli.
Competition Commission of India (CCI), dikutip dari Reuters, Sabtu (01/01/2021) membuka investigasi ini setelah kelompok nirlaba "Together We Fight Society", melaporkan dugaan Apple menyalahgunakan posisi dominan mereka dengan memaksa pengembang menggunakan sistem pembayaran di dalam aplikasi.
Advertisement
Organisasi itu menyebutkan Apple mengenakan biaya 30 persen untuk distribusi konten digital berbayar dan menaikkan biaya untuk pengembang aplikasi dan pelanggan sehingga mengganggu kompetisi.
Larangan yang diterapkan Apple juga mengganggu akses pasar bagi pengembang dan distributor yang berpotensial masuk India, kata CCI.
"Pada tahap ini, Komisi yakin kasus prima facie terhadap Apple layak diselidiki," kata CCI.
Apple tidak berkomentar atas kasus ini.
Bulan lalu, Apple membantah tuduhan tersebut dan meminta regulator tidak melanjutkan kasus ini dengan argumen pangsa pasar India tidak signifikan, hanya 0 sampai 5 persen.
Tapi, CCI berpendapat argumen Apple tentang pangsa pasar "sangat salah arah" karena larangan yang dimaksud untuk pengembang aplikasi, bukan konsumen terakhir.
Apple tahun lalu menghadapi kasus serupa di Uni Eropa, soal kebijakan dan pembayaran di pasar aplikasi App Store.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








