WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal di iPhone, Begini Caranya
WhatsApp menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Simak cara menggunakannya, batas waktu pengiriman, dan kapan tersedia untuk semua pengguna.
Foto ilustrasi: Pengendara mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 34.401.16 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). /Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA - Petugas SPBU biasanya menyuruh kita turun dari motor saat mengisi bahan bakar. Tentu, ada sejumlah pertimbangan kenapa petugas SPBU minta kita turun dari motor.
Salah satu pertimbangan kuat dari petugas SPBU meminta kita turun dari motor adalah untuk mengantisipasi jika ada kecelakaan yang terjadi ketika proses pengisian bensin berlangsunga.
Kecelakaan seperti munculnya percikan api karena uap bensin yang dapat terkena ke pengendara atau terkena tumpahan bensin ketika pengisian berlangsung dapat diminimalisir. Selain itu, pengendara juga dapat langsung berlindung di area aman jika terjadi kebakaran di kendaraannya.
Jadi, demi keamanan bersama ketika mengisi bensin alangkah baiknya kita turun sejenak dari kendaraan. Selain untuk mencegah, kita juga bisa meluruskan tubuh setelah lama berkendara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Simak cara menggunakannya, batas waktu pengiriman, dan kapan tersedia untuk semua pengguna.
Disdikpora Kulonprogo mendorong wajib belajar prasekolah satu tahun sebelum SD, dengan fokus pada pemerataan akses dan peningkatan kualitas PAUD.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan telah menaati putusan MA terkait sengketa INI dan berharap dualisme kepengurusan segera berakhir.
PSIM Jogja menghadapi Isenmulang tanpa Ze Valente akibat kartu merah. Laskar Mataram berupaya bangkit setelah lima kekalahan beruntun.
Luhut mengusulkan penyesuaian definisi korupsi merujuk UNCAC. KPK menolak penghapusan total unsur kerugian negara dan membuka opsi delik pemberatan.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.