Indonesia vs Thailand di Final, Lawan ASEAN Keenam Era Herdman
Thailand menjadi negara ASEAN keenam yang dihadapi Timnas Indonesia era John Herdman dan akan menjadi lawan di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Ban mobil adalah komponen vital, sehingga perlu perawatan yang maksimal. Salah satunya adalah dengan melakukan rotasi ban secara rutin. Ini penting dilakukan agar tingkat keausannya sama.
Rotasi ban disarankan dilakukan saat mobil telah melaju 7.000 kilometer. Namun, jika mobil sering dipakai untuk melaju dalam kecepatan tinggi, tidak ada salahnya untuk mempercepat masa rotasi menjadi setiap 5.000 kilometer.
Untuk melakukan rotasi ban mobil juga tidak bisa sembarangan. Ada aturan khusus yang bakal membuat tingkat keausan ban selalu terjaga dengan baik. Berikut penjelasannya :
● Ban depan kanan mundur menjadi ban serep.
● Ban depan kiri mundur menjadi ban belakang kiri.
● Ban belakang kanan maju ke depan menjadi ban depan kiri.
● Ban belakang kiri maju ke depan menjadi ban depan kanan.
● Ban serep bisa menjadi ban belakang kiri.
● Ban depan kanan mundur menjadi ban belakang kiri.
● Ban belakang kiri maju ke depan menjadi ban depan kiri.
● Ban belakang kanan maju ke depan menjadi ban depan kanan.
● Ban depan kiri masuk menjadi ban serep.
● Ban serep menjadi ban belakang kanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Thailand menjadi negara ASEAN keenam yang dihadapi Timnas Indonesia era John Herdman dan akan menjadi lawan di final FIFA ASEAN Cup 2026.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.