Presiden FFF Kecam Chilavert Usai Sebut Prancis Tim Afrika
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA — Tesla telah menarik 130.000 unit mobil produksinya di pasaran. Penarikan ini berkaitan dengan adanya masalah software yang mengakibatkan sistem hiburan pada mobil mengalami overheating.
Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengatakan, unit mobil Tesla yang ditarik adalah Model S dan X 2021 dan 2022, serta kendaraan Model 3 dan Y 2022. Adanya bug pada software dapat menyebabkan prosesor di sistem tersebut menjadi terlalu panas.
Karena terlalu panas, selanjutnya, prosesor akan melambat dan melakukan restart sistem secara tiba-tiba. Kinerja prosesor yang terganggu ini membuat layar tengah tidak mampu beroperasi. Alhasil, pengguna tidak bisa menampilkan gambar kamera spion, mengganti gigi, mengatur kontrol visibilitas kaca depan, hingga lampu peringatan.
Agar tidak terjadi kecelakaan, maka Tesla menarik unit mobil tersebut. Dalam perkembangannya, Tesla telah melakukan pembaruan over-the-air untuk mengatasi masalah ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Engadget
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut pendekatan deep learning dapat meningkatkan minat baca, literasi siswa, dan memperkuat peran perpustakaan sekolah
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.