Penerbangan Tertunda, WNI Berulah di KLIA hingga Ditangkap Polisi
WNI berusia 25 tahun ditahan di KLIA Malaysia setelah mengamuk akibat penerbangan tertunda lima jam dan mengancam staf maskapai.
Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA — Tesla telah menarik 130.000 unit mobil produksinya di pasaran. Penarikan ini berkaitan dengan adanya masalah software yang mengakibatkan sistem hiburan pada mobil mengalami overheating.
Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengatakan, unit mobil Tesla yang ditarik adalah Model S dan X 2021 dan 2022, serta kendaraan Model 3 dan Y 2022. Adanya bug pada software dapat menyebabkan prosesor di sistem tersebut menjadi terlalu panas.
Karena terlalu panas, selanjutnya, prosesor akan melambat dan melakukan restart sistem secara tiba-tiba. Kinerja prosesor yang terganggu ini membuat layar tengah tidak mampu beroperasi. Alhasil, pengguna tidak bisa menampilkan gambar kamera spion, mengganti gigi, mengatur kontrol visibilitas kaca depan, hingga lampu peringatan.
Agar tidak terjadi kecelakaan, maka Tesla menarik unit mobil tersebut. Dalam perkembangannya, Tesla telah melakukan pembaruan over-the-air untuk mengatasi masalah ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Engadget
WNI berusia 25 tahun ditahan di KLIA Malaysia setelah mengamuk akibat penerbangan tertunda lima jam dan mengancam staf maskapai.
Indonesia tetap menjadi pasar penerbangan terbesar Asia Tenggara, sementara Vietnam naik ke posisi kedua menggeser Thailand.
Myanmar menghancurkan Laos 7-2 di Grup B Piala AFF 2026. Hattrick Win Naing Tun membawa Myanmar memuncaki klasemen dan menjaga peluang lolos ke semifinal.
Sebanyak 359 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mengikuti cek kesehatan gratis dan tes kebugaran selama tiga hari.
Lelang kostum BTS dari halftime show Piala Dunia 2026 menghasilkan miliaran rupiah untuk mendukung program pendidikan global.
Bank Dunia memperkirakan 25–27% perusahaan formal di Indonesia melakukan penghindaran pajak berdasarkan survei terhadap 2.955 perusahaan.