Bukan Cuma Cepat, Ini Kelebihan Marc Marquez Menurut Bos Aprilia
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Bupati Sleman, Sri Purnomo (kanan), memberikan helm kepada pengendara yang tidak memakai helm SNI di Wilayah Lapangan Denggung, Desa Tridadi, Sleman, Selasa (9/10/2018).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JOGJA — Helm adalah perangkat yang penting bagi Anda pengguna sepeda motor. Selain akan melindungi kepala Anda dari benturan, helm juga berfungsi meningkatkan penampilan. Oleh karena itu, keberadaan helm harus terus dijaga dan dirawat. Sayangnya, tidak banyak di antara kita yang paham bagaimana merawat dan membuat helm menjadi awet.
Berikut tips dan cara merawat helm agar awet :
Hindari menaruh helm di spion, hal tersebut agar mengurangi potensi helm lecet karena terjatuh. Anda bisa menyimpan helm di tas helm, atau menaruh helm dengan mengaitkannya di atas jok motor. Juga, masukkan di bagasi motor.
Sering diantara kita bepergian menggunakan helm setelah mandi dan berkeramas, terlebih saat pagi hari hendak bekerja atau saat sedang terburu - buru.
Helm yang dipakai setiap hari rentan memunculkan bau tak sedap. Oleh karena itu, cucilah helm 1 bulan sekali.
Mencuci helm tentu tidak bisa sembarangan. Apabila anda tidak ingin ribet saat mencuci helm, laundry helm bisa jadi pilihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Menko Zulhas akan menertibkan SPPG yang terlambat mengirim MBG. Evaluasi distribusi dilakukan dua bulan dan kelalaian akan ditindak.
Prabowo memanggil Bahlil dan petinggi Danantara di Hambalang membahas perampingan BUMN dan percepatan hilirisasi SDA.
Desil DTSEN di Bantul tidak bisa langsung diubah. Dinsos menyebut warga harus menunggu hingga tiga bulan setelah mengajukan koreksi data.
Erupsi Anak Krakatau pada 5 September 2026 diduga menyebabkan dentuman terdengar hingga Bandung Raya, Banten, dan Lampung.
Aturan operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih segera terbit. Ferry Juliantono menargetkan Perpres keluar pekan depan.