Prabowo Targetkan 34 Waste to Energy Beroperasi 2 Tahun
Prabowo bangun 34 proyek waste to energy 2026 senilai US$3,5 miliar untuk atasi krisis sampah dan overkapasitas TPA.
Aplikasi zoom akan merilis fitur terbaru untuk memesan meja kerja atau workspace reservation./ilustrasu
Harianjogja.com, JAKARTA -- Perusahaan teknologi komunikasi asal Amerika Serikat (AS), Zoom berencana akan meluncurkan fitur Workspace Reservation atau reservasi tempat kerja yang ditujukan untuk mendukung kerja secara hybrid.
Manajer produk sekaligus kepala Zoom Rooms dan Whiteboard Jeff Smith mengatakan fitur ini diyakini dapat memperluas penawaran kerja hybrid Zoom, yang sudah banyak dan membantu memastikan karyawan mendapatkan akses ke perangkat yang dibutuhkan saat bekerja.
“Fitur tersebut dibuat untuk membantu perusahaan mengatur dan memaksimalkan kantor mereka,” katanya lewat konferensi pers virtual, Jumat (15/7/2022).
Berdasarkan survei yang diadakan Zoom dan Momentive mencatatkan bahwa 55 persen pekerja jarak jauh menyukai cara kerja hybrid atau campuran dengan datang ke kantor langsung dan secara dalam jaringan.
Baca juga: KBS Lewat Youtube dan Zoom Dimaksimalkan saat Pandemi
Survei juga menunjukkan 53 persen karyawan ingin datang ke kantor untuk bertemu klien baru dan 58 persen untuk ikut aktivitas di kantor.
Oleh sebab itu, Jeff melanjutkan bahwa dengan fitur yang akan dirilis akhir Juli 2022, maka karyawan bisa memesan meja kerja di kantornya melalui Workspace Reservation dan melihat siapa saja yang berencana masuk kantor pada hari yang ditentukan.
“Untuk menggunakan layanan itu, administrator kantor harus mengunggah antara lain peta kantor, tempat duduk dan ruang rapat ke sistem Zoom. Setelah itu, karyawan bisa memesan ruangan atau meja kerja. Karyawan bisa menentukan apakah dia akan bekerja seharian penuh atau hanya untuk beberapa jam,” tuturnya.
Dia melanjutkan, fitur Workspace Reservation bisa digunakan melalui aplikasi Zoom di ponsel dan desktop atau kode QR yang dipasang di situs sebuah perusahaan.
Di sisi lain, dikutip melalui laman resmi zoom, Pendiri dan CEO Zoom, Eric S. Yuan mengatakan telah meraup total pendapatan pada kuartal I/2022 sebesar US$1.073,8 juta dengan marjin operasi GAAP kuartal I/2022 sebesar 17,4 persen dan margin operasi non-GAAP sebesar 37,2 persen.
Jumlah pelanggan yang memberikan kontribusi lebih dari US$100.000 dalam pendapatan 12 bulan berikutnya disebutkan naik 46 persen secara tahun ke tahun (year on year/yoy).
“Pada kuartal I/2022 perusahaan menghasilkan pendapatan lebih dari US$1 miliar didorong oleh kesuksesan berkelanjutan di Enterprise, Zoom Rooms, dan Zoom Phone, yang mencapai 3 juta kursi selama kuartal tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Prabowo bangun 34 proyek waste to energy 2026 senilai US$3,5 miliar untuk atasi krisis sampah dan overkapasitas TPA.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.