Rusia Dukung Nuklir Korut, Tolak Seruan Denuklirisasi
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
TikTok
Harianjogja.com, SOLO—TikTok menjadi salah satu media sosial yang populer akhr-akhir ini. Pengguna TikTok bisa melakukan live streaming dengan mudah.
Biasanya, ada dua tujuan utama pengguna TikTok melakukan live streaming. Pertama adalah untuk menyapa penggemar, sementara yang kedua dan yang paling sering ditemukan adalah untuk jualan.
TikTok menyediakan sebuah program bernama TikTok Affiliate yang memungkinkan seseorang jualan di TikTok. Tentu saja, jualan ini bisa dilakukan tanpa perlu live streaming karena hanya tinggal menyertakan link. Akan tetapi, jualan dengan live streaming terbukti lebih menghasilkan ketimbang yang tidak.
BACA JUGA: Ilmuwan Temukan Planet Baru, Dinamai HD 56414
Berikut ini adalah cara live TikTok:
Sebagai informasi, pengguna baru akan menemukan tombol "Go Live" jika sudah memiliki 1000 followers.
BACA JUGA: Kominfo Luncurkan 58 Buku Literasi Digital, Upaya Genjot Pengetahuan Masyarakat
Untuk menampilkan keranjang kuning, di TikTok Live, kamu bisa melakukan cara di bawah ini:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
RSUP Dr Sardjito menghentikan stase dokter PPDS EPR usai komentar viral soal pasien BPJS. Rumah sakit menegaskan pasien tersebut bukan pasien Sardjito.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,29% pada kuartal II 2026 belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. BPS mencatat pekerja mandiri meningkat, sementara p
DPRD DIY meminta Raperda Pengelolaan Permuseuman melindungi museum rakyat agar tidak terbebani standar museum pemerintah.
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
Dokter mengingatkan gaya hidup sedentari pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan hipertensi. Simak aktivitas fisik yang dianjurkan.