Indonesia Akan Impor Gandum dari AS Senilai Rp20,2 Triliun untuk 5 Tahun
Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) akan tetap mengimpor gandum Amerika Serikat (AS) sebanyak 1 juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.
Logo WhatsApp / whatsapp.com
Harianjogja.com, JAKARTA– WhatsApp akan menawarkan fitur baru yang dapat memudahkan pengguna untuk blokir pesan melalui notifikasi dan daftar chat yang muncul. Hal ini lantaran tak sedikit dari pengguna aplikasi tukar pesan ini yang menyebarkan pesan spam yang meragukan bahkan merugikan pengguna lainnya.
Dikutip dari WA Beta Info, Senin (16/1/2023), fitur ini menjadi solusi untuk menghindari kontak dari orang tak dikenal maupun pesan skimming yang tak diinginkan. Dengan begitu, pengguna WhatsApp dapat langsung memblokir tanpa harus membuka pesan tersebut.
Adapun, fitur terbaru ini nantinya dapat ditemukan dalam update WhatsApp beta untuk Android dengan versi 2.23.2.4 yang menawarkan fitur blokir di daftar obrolan dan 2.23.2.5 yang menawarkan fitur blokir di notifikasi.
Untuk diketahui, kedua update fitur ini masih dalam pengembangan WhatsApp sehingga belum dirilis secara resmi. Namun, WA Beta Info memberikan pratinjau untuk pembaruan di masa mendatang.
"Meskipun ini fitur kecil, kami percaya ini memungkinkan kami menghemat waktu tanpa membuka percakapan: berkat fitur baru ini, memblokir kontak yang tidak diinginkan akan lebih mudah dan lebih cepat dari sebelumnya," tulis WA Beta Info, dikutip Senin (16/1/2023).
Fitur ini akan sangat membantu terutama ketika pengguna mendapatkan banyak pesan dari orang yang tidak dikenal atau tidak ingin diajak bicara, sehingga dapat dengan cepat memblokirnya dengan membuka opsi obrolan.
Saat ini, fitur yang tersedia pada versi 2.23.2.5 itu memungkinkan memblokir banyak kontak sekaligus dari daftar obrolan belum direncanakan. Pengguna harus memilih pesan satu per satu untuk dapat memblokirnya.
Sementara itu, pada WhatsApp versi 2.23.2.5 akan memperkenalkan pintasan blokir di dalam notifikasi. Pintasan blokir hanya terlihat ketika pengguna menerima pesan dari kontak yang tidak dikenal dan tidak dipercaya.
Pembatasan ini diperlukan karena orang mungkin mengetuk tindakan blokir secara tidak sengaja saat membalas pemberitahuan ke kontak tepercaya mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) akan tetap mengimpor gandum Amerika Serikat (AS) sebanyak 1 juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.