Advertisement
Twitter Izinkan Iklan Ganja di Amerika Serikat
Twitter. - Wiki
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Twitter telah melonggarkan aturan, termasuk mengizinkan iklan ganja di platformnya. Bahkan iklan tersebut yang awalnya ditargetkan untuk beberapa pengguna di Amerika Serikat kini telah beredar di sejumlah negara.
BACA JUGA: Blokir Aplikasi Pihak Ketiga, Ini Penjelasan Twitter
Advertisement
"Mulai hari ini, di negara bagian AS tertentu kami telah mengambil langkah-langkah untuk melonggarkan kebijakan Iklan Ganja kami guna menciptakan lebih banyak peluang untuk pemasaran ganja yang bertanggung jawab," tulis Twitter dalam postingan blognya.
""Ke depan, Twitter memungkinkan pengiklan untuk mempromosikan preferensi merek dan konten informasi terkait ganja untuk CBD, THC, dan produk dan layanan terkait ganja," lanjutnya.
Meski demikian, pengiklan tidak bisa sembarangan dalam beriklan. Sebab, pengiklan harus disetujui oleh Twitter dan hanya dapat menargetkan pengguna di lokasi tempat yang diizikan. Iklan juga tidak boleh mempromosikan atau menawarkan penjualan ganja, dengan beberapa pengecualian untuk beberapa produk CBD topikal. Selain itu, pengiklan tidak boleh menargetkan pengguna di bawah 21 tahun dan tidak dapat menargetkan atau menarik minat anak di bawah umur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Besok Masuk Kerja ASN Bantul Diminta Tancap Gas Meski WFA
- Stok Pangan di Jogja Melimpah Saat Permintaan Lebaran Naik
- Puncak Arus Balik Penumpang Kereta di Jogja Tembus Puluhan Ribu
- Sepi Saat Lebaran Antrean Pengunjung Tamansari Tak Lagi Mengular
- SAR Selamatkan 8 Wisatawan Terseret Arus di Pantai Parangtritis
Advertisement
Advertisement








