13 Ribu Pelajar Magetan Alami Gangguan Mata, Gadget Jadi Sorotan
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Ponsel pintar, aplikasi ponsel ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Ponsel kini menjadi kebutuhan wajib bagi banyak orang. Salah satu hal terburuk yang dapat terjadi saat menggunakan ponsel adalah tidak sengaja menjatuhkan ponsel ke dalam air.
Menjatuhkan ponsel ke dalam air atau membuat ponsel Anda basah bisa menyebabkan kerusakan internal pada ponsel, kerusakan layar dan atau bahkan lebih buruk lagi.
Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi ponsel yang terkena air:
Hal pertama yang harus dilakukan adalah segera matikan ponsel Anda. Aliran muatan listrik melalui sirkuit yang basah akan menimbulkan kerusakan pada ponsel. Jangan mencoba menekan tombol lain atau memuat aplikasi apa pun, matikan saja.
Lepaskan casing jika Anda memilikinya. Jika Anda memiliki ponsel dengan baterai yang dapat dilepas, segera keluarkan baterainya.
Keringkan dengan handuk lembut atau menggunakan tisu dan kain, tetapi pastikan tisu atau kain tersebut lembut dan tidak berbulu. Berhati-hatilah agar air tidak berpindah ke dalam celah atau lubang.
Sedot air dengan penyedot debu jika ada. Pasangkan sambungan selang ke penyedot debu, atur penyedot debu ke pengaturan tertinggi, lalu sedot air yang ada di semua bukaan ponsel Anda.
Merendam ponsel di dalam beras adalah teknik yang paling umum digunakan dan ampuh untuk menyerap kelembapan.
BACA JUGA: Lindungi Hak Anak, Polres Bantul Berlakukan Jam Malam
Tunggu setidaknya 48 jam agar perangkat benar-benar kering, lalu coba nyalakan. Jika kerusakannya minimal, perangkat Anda seharusnya bisa berfungsi kembali, atau setidaknya dapat melakukan booting.
Selain beras, cara lainnya adalah letakkan ponsel di dalam wadah kedap udara bersama dengan gel silika. Gel silika memiliki kemampuan untuk menyerap kelembapan lebih baik daripada beras.
Sama seperti menggunakan beras, anda harus menunggu sekitar 48 jam agar perangkat benar-benar kering. Lalu anda bisa mencoba untuk menyalakannya Kembali.
Jika Anda kehabisan pilihan, letakkan ponsel Anda di atas handuk kering atau kain dan posisikan kipas angin ke permukaan ponsel Anda. Semakin kuat anginnya akan semakin baik. Biarkan kipas angin menyala selama 48-72 jam atau sampai ponsel benar-benar kering.
Jangan gunakan pengering rambut atau perangkat panas lainnya. Karena panas yang dihasilkan oleh hair dryer dapat meningkatkan risiko kerusakan pada komponen ponsel.
Menjemur ponsel di bawah sinar Matahari dikhawatirkan dapat merusak komponen yang ada dalam ponsel.
Mengisi daya ponsel ketika ponsel belum benar-benar kering dapat menyebabkan kerusakan lanjutan pada ponsel.
Jika ponsel sudah kering, coba nyalakan ponsel Anda dan perhatikan. Jika tidak ada kerusakan, anda bisa menggunakan kembali ponsel anda. Namun, jika ponsel tidak dapat menyala, sebaiknya anda bawa ke tempat ahlinya untuk memperbaiki ponsel Anda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Inggris menjuarai Grup L Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Panama 2-0. Harry Kane pecahkan rekor, Kroasia dan Ghana juga lolos ke fase gugur.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.